Tanjabbarat.koranborgol.com-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir dari berbagai daerah. Langkah Presiden Prabowo Subianto yang baru saja melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat apresiasi positif, salah satunya dari Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
Tumirin adalah sosok salah satu anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang bertugas di Komisi III dan menjabat sebagai Sekretaris Fraksi NasDem di DPRD tanjung Jabung Barat mendukung sepenuh nya dengan program makan gizi gratis (MBG)
Dukungan penuh terhadap program strategis nasional tersebut serta jajaran pimpinan baru BGN yang kini dinakhodai oleh Nanik Sudaryanti Deyang. Menurutnya, momentum ini harus disambut dengan optimisme tinggi guna meningkatkan kualitas gizi generasi anak bangsa di Indonesia.
“Mendukung program Makan Bergizi Gratis dan jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional adalah bentuk gotong royong kita untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman stunting dan ketimpangan kognitif dan Program MBG dinilai sebagai langkah konkret pemerintah untuk memutus mata rantai stunting yang masih menjadi tantangan serius, terutama bagi anak-anak di wilayah pelosok, Dengan pemenuhan gizi yang merata dan seimbang, kemampuan kognitif anak-anak diharapkan meningkat signifikan, sehingga mereka lebih siap bersaing di masa depan,”ungkapnya.
Tumirin juga menyampaikan harapan agar Badan Gizi Nasional membangun sistem distribusi yang solid hingga ke tingkat kabupaten/kota. Ia mendorong agar operasional dapur-dapur MBG nantinya dapat mengoptimalkan potensi pangan lokal seperti dari petani, peternak dan nelayan Daerah.
“Kita berharap program ini nantinya menyerap hasil panen petani, peternak, hingga nelayan lokal di Tanjung Jabung Barat. Dengan begitu, program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat arus bawah secara berkepanjangan,’tegasnya.
Ditambahkan nya “Dalam Penetas Program MBG di Tanjab Barat yang sudah running baru 11 dengan di perkirakan ada semua 50 dapur, serta dengan kepemimpinan baru bisa mempercepat dapur dapur baru untuk beroperasi dalam persiapan seiring berjalan nya waktu untuk pemenuhan gizi anak didik tanjab barat dan peningkatan perekonomian di tanjab barat.”pungkasnya.
Dengan dukungan penuh tersebut, Tumirin berharap implementasi di lapangan bukan tanpa tantangan. Dimana Kondisi geografis Tanjung Jabung Barat yang didominasi wilayah perairan dan kawasan pasang surut menuntut sistem distribusi logistik yang matang agar kualitas makanan tetap terjaga hingga ke tangan siswa.*(Adi)
