Demak, koranborgol. Com-Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonoagung secara resmi mengusulkan pemberhentian Muhyidin kepada Bupati Demak setelah yang bersangkutan berstatus terpidana dan sedang menjalani hukuman pidana. Usulan tersebut sekaligus menjadi upaya masyarakat desa wonokerto agar pemerintahan Desa Wonoagung dinilai dapat berjalan optimal karena selama ini jabatan kepala desa Wonoagung hanya diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) dengan kewenangan terbatas. Yang SK-nya disebut telah diterbitkan hingga empat kali. Sejumlah warga menyatakan bahwa kondisi ini jelas membuat pelayanan publik berjalan lambat dan tidak maksimal.
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
hatay escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
antakya escort,
antakya escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
hatay escort,
arsuz escort,
arsuz escort,
bursa escort,
görükle escort,
bursa escort,
bursa escort,
diyarbakır escort,
diyarbakır escort,
diyarbakır escort,
elazığ escort,
elazığ escort,
elazığ escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
malatya escort,
malatya escort,
eskişehir escort,
eskişehir escort,
manisa escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
ısparta escort,
ankara escort,
ankara escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
seks hikayeleri,
erotik hikayeleri,
erotik seks hikayeleri,
sakarya escort,
sakarya escort,
sakarya escort,
van escort,
van escort,
mersin escort,
mersin escort,
istanbul escort,
izmir escort,
izmir escort,
samsun escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
malatya escort,
alanya escort,
rent a car chisinau,
Frezerie Chisinau,
masini in chirie chisinau,
Chirie Auto Chisinau,
chirie auto chisinau
chirie auto,
porno izle,
porno,
porno izle,
turk porno,
sikis izle,
porna,
xhamster,
rus porno,
anal porno,
porno seyret,
türk porno,
amatör porno,
liseli porno,
hd porno,
sarışın porno,
mobil porno,
xnxx porno,
Eskişehir escort,
izmir escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
antalya escort,
kıbrıs escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
izmit escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
bursa escort,
diyarbakır escort,
van escort,
ankara escort,
eskişehir escort,
eskişehir escort,
eskişehir escort,
eskişehir escort,
konya escort,
Keluhan warga desa Wonoagung tersebut mengemuka dalam forum audiensi yang digelar komisi A DPRD Demak, Selasa (19/5/2026). Sejumlah tokoh masyarakat, BPD dan sebagian perangkat desa mendatangi DPRD Kabupaten Demak untuk beraudiensi dengan Ketua Komisi A DPRD Demak, Muadhom. Dalam forum audiensi tersebut, hadir sebagai wakil pemerintah kabupaten Demak adalah Plt Ketua Bapermades dan KB Kabupaten Demak, Haris Wahyudi, perwakilan Bagian Hukum Setda Demak, Inspektorat, serta perwakilan Camat Karangtengah.
Audiensi berjalan alot, perbedaan pandangan hukum antara masyarakat Wonoagung dan Bagian Hukum Pemkab Demak mengenai status Muhyidin tak dapat dihindarkan.
Usai audiensi, kepada wartawan, sejumlah tokoh masyarakat desa Wonoagung mengaku kecewa dengan langkah dan kebijakan yang Bupati Demak yang disampaikan melalui para pembantunya. Menurut mereka, pemerintah kabupaten Demak cenderung mengabaikan fakta demi melindungi kepentingan pejabatnya daripada mengambil kebijakan atas dasar aspirasi masyarakat.
“Zidan (nama panggilan Muhyiddin, kades Wonoagung ) itu kan sudah viral rekam jejaknya di medsos dan sering didemo warganya juga, apa pemkab gak peka? Kriminal iya, asusila iya, temuan inspektorat mengenai tata kelola pemerintahan dan anggaran ada. Kok masih digondheli itu ada apa?,” ujar salah satu dari mereka.
Menurut mereka, dalam kasus Zidan, Pemkab Demak nampak mengabaikan fakta. Dengan statusnya sekarang sebagai narapidana yang sedang menjalani vonis hukuman, Zidan jelas punya halangan tetap untuk dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai kepala desa.**Dony
Post Views: 1