Usai Dilantik, PWI Kabupaten Semarang Siapkan Rapat Kerja, Prioritaskan Peningkatan Kompetensi Wartawan
KAB. SEMARANG,koranborgol.com – Usai dilantik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang akan segera menyiapkan agenda Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan dan menyusun program kerja organisasi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan, sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ketua PWI Kabupaten Semarang, Rony Yuwono menyampaikan, bahwa rapat kerja akan menjadi forum untuk membahas prioritas program, menentukan langkah strategis serta menyusun agenda kegiatan organisasi, agar dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.
Menurut Rony, salah satu program kerja jangka pendek yang akan segera direalisasikan adalah orientasi kewartawanan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan, khususnya di wilayah Kabupaten Semarang.
“Dalam waktu dekat kami akan segera menyelenggarakan orientasi kewartawanan. Ini merupakan salah satu program kerja jangka pendek kami. Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam meningkatkan kualitas SDM wartawan di Kabupaten Semarang khususnya,” jelasnya, kepada wartawan di kediamannya di Ungaran, Minggu (25/10).
Penguatan Kompetensi dan Etika Jurnalistik
Disampaikan pula, penyelenggaraan orientasi kewartawanan memiliki arti penting bagi penguatan profesionalisme pers. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus pemberitaan digital, wartawan dituntut tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga mampu menjaga akurasi, keberimbangan, independensi serta mematuhi kode etik jurnalistik.
Melalui kegiatan orientasi, wartawan diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip dasar jurnalistik, verifikasi informasi, perlindungan narasumber serta tanggung jawab pers terhadap kepentingan publik.
“Program peningkatan kompetensi itu juga menjadi bagian dari upaya membangun pers yang kredibel dan bertanggung jawab. Wartawan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, mengawasi penyelenggaraan kepentingan publik serta memberikan ruang bagi masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh informasi yang layak,” papar Rony.
Karena itu, program kerja PWI tidak cukup berhenti pada penyusunan agenda kegiatan, tetapi perlu diwujudkan melalui program yang terukur, berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.
“Keterlibatan anggota dalam proses perencanaan juga penting, untuk memastikan program yang disusun nantinya sesuai dengan kebutuhan wartawan di lapangan. Dengan demikian, organisasi dapat menjalankan fungsi pembinaan anggota sekaligus memperkuat solidaritas dan integritas profesi,” harap Rony.
Ke depan, konsistensi dalam merealisasikan hasil rapat kerja akan menjadi bagian penting dari tanggung jawab kepengurusan dan momentum bagi pengurus PWI Kabupaten Semarang, untuk menetapkan prioritas organisasi, membagi tanggung jawab pelaksanaan program serta menyusun mekanisme evaluasi agar setiap agenda dapat berjalan efektif.
“Orientasi kewartawanan sebagai program awal, diharapkan dapat menjadi pijakan untuk membangun dan meningkatkan kualitas wartawan yang kompeten, berpegang pada etika profesi serta mampu menjalankan fungsi pers secara profesional. Selain itu, penguatan organisasi dan peningkatan kualitas wartawan, juga diharapkan bukan hanya menjadi kepentingan internal PWI, melainkan juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pers sebagai penyampai informasi, sarana edukasi dan kontrol sosial,” pungkasnya.**Gus/Sef
