Proyek Dermaga Kaniungan Diduga Tak Sesuai RAB

image

Berau,koranborgol.com - Proyek pembangunan dermaga Kaniungan di kecamatan biduk-biduk Kab.Berau diduga tidak sesuai RAB . Dari keterangan penduduk setempat yang ada di Pulau Kaniungan yang dapat dipercaya tersebut karena dermaga tersebut persis didapan rumahnya. Kepada media borgol ia menyatakan tentang pemasangan tiang pancang yang hanya menempel dikarenakan tidak di tanam.

Setelah mendapat keterangan tersebut, tim mencoba untuk kroscek kelapangan dimana pelabuhan tersebut berada . Dari RAB nya terliat dalam keterangan gambar perencanaan itu di tanam 150 cm masuk dari permukaan tanah atau pasir namun ini hanya menempel atau hanya di berdirikan saja pada permukaan pasir lalu di timbun dengan batu karang untuk mengelabui penglihatan dari permukaan air.

Menurut keterangan warga di wilaya Kecamatan biduk biduk PPK nya salah satu pejabat didinas perhubungan kabupaten Berau berinisial (IM). setelah menerima keterangan itu kami tim dari media langsung kros Cek ke kantor dinas Perhubungan menemui PPK yang dimaksud.

Dari hasil pertemuan tersebut sampai akhir pembicaraan hasilnya belum bisa mengambil kesimpulan dan keterangan terkait peroyek pengerjaan dermaga tersebut. Ada dugaan kuat dalam pengerjaan dermaga itu ada penyelewengan anggaran . contoh salah satu item pengerjaan yang tidak di kerjakan adalah pembuatan rumah atau sejenis halte pada atas dermaga tersebut.

Terkait temuan diatas dapat menjadi gambaran bahwa pekerjaan itu tidak sesuai dengan RAB dan bestek.

Tak berhenti di situ, tim bersama beberapa anggota meneliti lebih seksama lagi.dan mengadakan cek dasar tiang pancang yang dimaksud yang diduga  tidak sesui dengan RAB.

Sementara ini tidak ada pembangunan pembangunan dermaga di pulau kaniungan sangat tidak sesuai dengan (RAB) yg sudah di tentukan oleh konsultan, kuat dugaan difisit anggaran untuk meraih keuntungan yang besar yang di lakukan oleh kontraktor yang bersangkutan atas nama CV.BAIRUM yang beralamatkan di Tanjung Redeb.

Perlu diketahui, kegiatan pembangunan dermaga di pulau Kaniungan di kerjakan pada tahun 2018 dan selesai 2018 dengan menggunakan anggaran APBN dengan nilai kontrak Rp.1.020.736.000.00 .

Ukuran jembatan lebar empat meter dan panjang delapan puluh meter .diduga kuat dari kontraktor merugikan anggaran negara karena di duga ada penyelewengan dari dana anggaran dari kegiatan pembanggunan dermaga yang berada di pulau Kaniungan tersebut.

Dari informasi tersebut di harapkan dari pihak yang berwenang segera menindak lanjuti adanya dugaan penyelewengan anggaran dan merugikan Negara.#.bersambung ""(hrs/ags)

Mon, 6 Aug 2018 @09:12