M.Rondhi Direktur PT. Aquila : Laporan Didik Sparta Ngawur , Justru Kita Yang Dirugikan

image

Semarang,koranborgol.com - Direktur PT.Aquila Trasindo Utama M.Rondhi bersama tim Kuasa Hukumnya dari LBH Tajam melakukan gelar kasus terhadap laporan Polisi yg ditangani oleh Polres Kota Pekalongan, Polres Batang atas laporan Didik dari PT.Sparta yang juga beredar di beberapa media lokal batang yang melaporkan PT.Aquila dengan tuduhan melakukan penagihan bodong.

Tentang adanya pemberitaan yang tersebar di Media online di Batang yang berkaitan dengan laporan PT.Aquila Trasindo Utama yang tidak seimbang maka Tiim Kuasa Hukum PT.Aquila Trasido Utama juga telah melakukan langkah hukum terhadap pihak Pelapor yaitu dengan melaporkan pihak Didik Sparta ke Polda Jawa Tengah

Menurut ketua tim kuasa hukum Abah Sulthon Basyaiban, semua yang dituduhkan oleh pihak pelapor Didik Spartha itu ngawur dan mengada-ada.

"Semua tidak benar, jadi di area wajib pandu yang di kelola oleh PT Aquila semua kapal yang masuk pasti tercatat dan terdeteksi. Karena kitapun menerima laporan dari pihak Syahbandar yang kita cocokan. Jadi sangat tidak mungkin PT.Aquila menagih sesuatu apa yang tidak dilakukannya, semua ada catatannya", tegas Abah Sulthon pada Selasa siang (01/03/22) di Kantor PT.Aquila Batang.

Direktur LBH Tajam itu menambahkan, pihaknya juga mendorong pihak Polda Jateng mempercepat proses terkait laporan terhadap Didik Sparta yang sudah di laporkan ke Polda Jateng pada akhir Januari lalu dan ia berharap pihak Polres Pekalongan Kota juga obyektif dan memahami permasalahan dalam penangan perkara ini.

"Kita akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan terang benderang", katanya.

Terkait ditanganinya kasus ini oleh unit I Reskrim Polres Pekalongan Kota, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Terakhir , saat di tanya wartawan tentang laporan yang lain, tim Kuasa Hukum menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap kooperatif menghadapinya dan juga akan melakukan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan laporan bodong dan juga fitnah terhadap kliennya dan tim telah mengetahui oknumnya.

Sementara itu M.Rondhi direktur PT.Aquila menyatakan sudah mempunyai bukti-bukti untuk menjawab tuduhan laporan dari Didik Spartha tersebut.

" Aneh memang kok karyawan saya dilaporkan ke Polres Pekalongan, dari keterangan terlapor dan serta bukti- bukti yang ada sangat tidak pas, laporan yang merujuk pada pasal 263 (2) dan Pasal 278 dan locus delictinya tidak sesuai tidak sesuai dengan fakta dilapangan", ungkapnya.** GIK/TO

Thu, 3 Mar 2022 @10:58