Camat Klambu Prihatin Atas Sikap Sembilan Kadesnya, Sebut Camatnya Arogan

image

Grobogan.koranborgol.com - Camat Klambu M. Arif Efendi merasa prihatin atas sikap sembilan Kades diwilayahnya, Hal itu terkait adanya audensi Sembilan Kepala Desa pada hari Kamis (21/1/2022) se-kecamatan Klambu diruang Kantor Bupati yang dihadiri seluru kepala Desa dari 9 Desa untuk bertemu Bupati Grobogan Sri Sumarni,yang pertemuan tersebut diwakili oleh Ketua Gemang Kecamatan Klambu dari 9 Kades yaitu Kasir( kades taruman,) memberi penjelasan kepada Bupati Grobogan bahwa Camat Klambu M Arif Efendi,tidak berkenan untuk memimpin di 9 Desa wilayah kerja Kecamatan Klambu dan harus dipecat.

Ucapan yang mungkin ada kekecewaan dengan alasan bahwa Camatya dianggap Arogan tidak patas maupun layak menjadi Camat Klambu .aduan ini langsung diterima oleh Sri Sumarni sebagai Bupati Grobogan. juga Sekda Grobogan Marsono, ini akan dipertimbangkan atas masukan atau dengan kata lain.

Wadulan istilah Jawa,klu anak buah Ibu Bupati dilapori oleh bawaanya bahwa Camate ko ora ISO dijak nyambut gawe,dengan kata kerja sama yang baik.Wadulan apa aduan, menanggapi hal tersebut Camat Klambu M. Arif Efendi mengklarifikasinya bahwa wadulane Kasir Kades Taruman atau laporanya dak pas tutur Dendi nama panggilan sehari hari dikantor Camat Klambu.

"Kalau saya arogan dengan sikap saya kepada bawahan saya ,yaitu Kades 9 Desa itu bagi sayatidak tepat ,sebab saya ini atasanya mosok ya Arogan,apalagi kondisi saya kurang sehat alangkah baiknya semua kades duduk bareng rembuk rukun untuk membicarakan masalah apa yang merasa saya dianggap Arogan,padahal dengan selokan kami pasang dengan kata kata mewujudkan Good Governance", ungkapnya kepada koranborgol Jum’at (21/01/2022) siang .

Hal ini merupakan wujud cita cita kita bersama yang lebih baik , mengapa saya harus arogan ,mungkin mereka saja yang menganggap kurang pas atas kenerja saya yang begitu disiplin dalam mejelaskan Tupoksi kerja jabatan Camat,Pak Sekda sempat manggil saya terkait permasalahan yang kurang pas,ko saya tabah prihatin atas tuduhan atau ucapan Kasir yang katanya mewakili 9 Kades se- Kecamatan Klambu sebab akan menimbulkan efek kurang baik atas kenerja Camat,kan Camat ini lebih tau permasalahan Desa mengapa harus Wadulan sami Ibu Bupati.

"Apakah tidak menilai kinerjanya didesanya sendiri, lebih baik saya dibilang dengan kata di (Benci Karena Kebaikan daripada diPuji karena Kemunafikan,) komentar Efendi Camat Klambu", diruang kerjanya.

Camat Klambu menambahkan, kalaupun dirinya harus dipecat atau mundur dari jabatan saya,mungkin saya terima bila saya korupsi dalam menjalankan Roda Pemerintahan diwilayah kerja kami.

"Namun ini menurut saya adanya ketidak puasan seluruh Kepala Desa Kecamatan Klambu atas terselenggaranya pemilihan pengisian perangkat Desa yang diselenggarakan serentak dikabupaten Grobogan pada tanggal (7 Juli 2021 )serentak kami sebagai Camat yang tidak mau merekomdasikan untuk melaksanakan Pengisian tersebut karena alasan kami mengingatkan agar tidak terjadi KKN,baik yang dijadikan Istri,atau Suami Kades,Anak ,Ponakan,tem sukses atau saudarya maupun masih kerabat Kades",ungkapnya.

Dalam pemilihan Pengisian perangkat Desa,sebab besar kemungkinan akan membawa dampak yang kurang baik dimasyarakat umum.wajar dong saya pribadi berhati hati karena terkait masalah jabatan saya ucapnya.

Bilamana nati terjadi Nepotisme terhadap Kades Karena mereka bawaan kami juga berdampak kepada Camatnya ,sebab dengan semboyan mewujudkan " Good Governance" .yaitu mewujudkan Pemerintahan yang bersih dari Korupsi ,menjalankan Pembangunan yang baik ,serta mewujudkan Birokrasi yang efesiend dan Trasparan untuk menjadikan Pemerintahan lebih maju,baik,proposional,keterbukaan benar benar bersih dan jauh dari Pemerintah yang korup.itu harapan kita bersama sudah kami sepakati dan kita pasang selogan ini didepan kantor kami .

Adapun ketidak puasan seluruh 9 kades itu hal biasa karena ada Kepetingan Politik dibalik semua ini, sistem kerja kami sudah sesuai aturan lagian saya sebagai Apratur Sipil Negar(ASN) lebih mecermati adanya kegiatan Desa yang masih membutuhkan tandan tangan Camat.

Kalau Kepala Desa yang berjumlah 9 Desa ingin saya diganti atau dipecat harus mempelajari letak kesalahan seorang Camat apakah terbukti menyalagunakan Anggaran diDesa,ataukan Korupsi ,mungkin dengan kata lain kami tidak pernah masuk jam kantor dalam melayani para kepala Desa,yang mana yg perlu diadukan .hanya karena arogan itu yang membuat saya harus diganti,lebih tidak transparan lagi saat LSM,Awak Media Wartawan meminta keterangan dengan kami selaku Camat mengenai Pembangunan yang ada di Desa -desa diwilayah kerja Kecamatan Kelambu,banyak LSM ,maupun Wartawan pada lapor bawa Ketua Gemang Kecamatan Klambu tidak pernah mau atau menemui saat dimintai klarifikasi ataukan silaturahmi sering menghindar dari LSM,maupun Wartawan yaitu Kades Taruman Kasir.

"apakah ini yang dinamakan keterbukaan publik,mengapa harus aergi dengan rekan LSM,dan Wartawan.sampaikan saja dengan transparan mengenai pembangunan yang ada di Desa masing masing tidak perlu ditutup tutupi ingat itu selogan yang sudah disepakati dari 9 Desa,dengan kata Wujudkan"Good Governance"mengapa harus diingkari itu seloganya",tandasnya.

Kalau pihaknya sering dimintai keterangan para LSM,Wartawan karena Pemerintahan kami ingin bersih,adapun ada keluhan para awak media terkait sulitya ketua Gemang yaitu" Kasir"Kades Taruman saat ditemui atau dimintai keterangan justru berkesan gak Transparan kenapa harus menghindar dengan LSM,Wartawan atau Ormas lainya.mereka itu semua rekan kita ,temui aja tidak apa-apa .

"Jadi hal tersebut sudah tidak terbuka maka para Kades yang ada di Kecamatan Klambu akan mengikuti jejak Gemange,ini sudah tidak sehat karena dampak kepada Kepala Desa lainya yang ikut ikutan Ketua Gemangnya.tidak ada luang dalam keterbukaan Publik,saya kok prihatin atas keadaan para Kepala Desa kalau ini dibiarkan pada se-Gemang", pungkas Camat Klambu kepada koranborgol diruang kerja.**"Redi.H

Sat, 22 Jan 2022 @08:27