Polda Jateng Bongkar Prostitusi sesama Jenis Bermodus Pijat Plus-Plus'

image

Semarang.Koranborgol.com.Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap tempat pijat plus khusus laki-laki di rumah kos Jalan Pamugaran Utama Nomor 31 Banjarsari, Solo pada Senin 26 September 2021.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro,S.H.mengatakan,terungkapnya prostitusi berkedok pijat tradisional dan Vitalitas ini, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat pada 25 September 2021 sekira pukul 17.00 Wib, dan petugas langsung melakukan pengecekan di rumah kos.

"Dalam pengecekan, petugas berhasil mengamankan enam orang terapis (tukang pijat) yang ternyata pasangan sesama jenis alias gay."ujar Kombes Djuhandhani saat gelar perkara di Lobi Reskrimum Polda Jateng Senin (27/9/21).

Selain itu ,polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain ,1 (satu) buah handphone merk samsung warna rose gold, 1 (satu) buah handphone merk Mito, alat kontrasepsi/kondom, uang tunai senilai Rp. 300 Ribu, Minyak Zaitun merk “Herborist” Handbody merk “Marina” dan berbagai merek obat perangsang.
"Adapun tarif pijat tersebut adalah Rp 250 Ribu untuk pijat yang dilakukan di kamar nomor 5 rumah kos Jalan Pamugaran Utama No. 31 Nusukan, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dan Rp 350 Ribu untuk pijat yang dilakukan di tempat lain,”ungkapnya.

Selanjutnya,atas kasus tersebut Polisi menetapkan Daryanto warga Perum Samirukun RT 08 RW 04 Kelurahan Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.selaku pemilik dan pengelola tempat tersebut .

“Dari tarif pijat Rp. 250 Ribu, Deriyanto menerima Rp. 100 Ribu, sedangkan dari tarif pijat Rp. 350, Deriyanto menerima Rp.150 ,”terang Djuhandani.

Para pelaku ini akan dikenakan Pasal 296 KUHP atau setiap orang yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan.
“Hal ini, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang- Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,”pungkasnya**Tom

Mon, 27 Sep 2021 @18:00