Prihatin Kondisi Pendemi Covid 19 ,KUPP Kelas III Rembang Gelar Padat Karya dan Sosial

image

Rembang,koranborgol.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sosial Kantor Unit Pengelola Pelabuhan (KUPP) Kelas III Rembang menggelar kegiatan padat karya pemeliharaan fasilitas pokok dan penghijauan di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke (PRTS) Minggu (11 Juli 2021) .

Kegiatan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang melibatkan puluhan masyarakat itu diantaranya pemeliharaan dermaga, jalan, dan jembatan, serta penghijauan pelabuhan 

Acara yang rutin digelar oleh KUPP Kelas III Rembang juga melibatkan para pemangku kepentingan, antara lain Pemkab Rembang yang diwakili oleh BUMD PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ), Kejaksaan Negeri Rembang, Kepolisian Resort Rembang, Badan Usaha Pelabuhan (BUP)

PT Pelabuhan Rembang Kencana (PRK), lembaga swadaya masyarakat para pelaku bisnis di pelabuhan serta forum komunikasi penyuluh kehutanan swadaya masyarakat (FKPKSM) Kabupaten Rembang.

 Dalam pelaksanaannya,pihak pelaksana telah telah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang agar tidak mengakibatkan timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rembang.  

Kepala KUPP Kelas III Rembang, Ferry Agust Satriyo mengatakan, kegiatan padat karya ini sangat cocok dengan kondisi saat ini, mengingat pandemi mengakibatkan banyak masyarakat yang terganggu perekonomiannya, khususnya di sekitar Pelabuhan Rembang Terminal Sluke. 

Dalam kegiatan aktivitas perbaikan dan pemeliharaan fasilitas di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke, mulai dermaga, jalan, dan jembatan, serta aktivitas penanaman pohon di lingkungan pelabuhan ini kami melibatkan masyarakat sekitar pelabuham .

Selaian bentuk kepedulian terhadap lingkungan kegiatan ini tentunya dapat membantu meringankan beban perekonomian mereka saat pandemi."terangnya 

"Selain bertujuan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, untuk jangka panjang kegiatan ini akan meningkatkan kualitas layanan pelabuhan dan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan pelabuhan."tandasnya 

Sumirat Cahyo Widodo selaku Komisaris BUMD PT RBSJ mengatakan kegiatan padat karya perbaikan fasilitas dan penghijauan di pelabuhan ini tentunya akan membuat Pelabuhan Rembang Terminal Sluke menjadi lebih baik dan lebih asri, serta membantu memperbaiki kualitas udara di area pelabuhan. 

"BUMD sangat berkepentingan membuat Pelabuhan Rembang Terminal Sluke menjadi lebih baik mengingat pelabuhan ini merupakan salah satu aset produktif Pemkab Rembang yang memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah.” ungkapnya 

Sementara itu Direktur Utama BUP PT PRK Mindo Sitorus mengatakan,”Selaku pengelola Pelabuhan Rembang Terminal Sluke, kami bermimpi bisa membuat Pelabuhan Rembang Terminal Sluke ini menjadi green port yang ramah lingkungan maupun ramah bagi pelanggan dan bisa menjadi benchmark bagi pelabuhan-pelabuhan lainnya. Oleh karena itu, saya sangat mendukung diadakannya kegiatan ini. 

”Kami ingin keberadaanPT PRK bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi bisnis, namun juga dari sisi sosial. Kami juga telah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang untuk mendukung keberadaan Posko Covid-19 Kabupaten Rembang dan mempercepat upaya vaksinasi untuk masyarakat Rembang, khususnya yang berada di sekitar pelabuhan.

ini tentunya sangat penting di tengah merebaknya penderita Covid-19 di Kabupaten Rembang.”terangnya 

Achmad Rif’an,Ketua LSM Rembang Bergerak menyatakan sangat mendukung kegiatan penghijauan di pelabuhan, mengingat selama ini pelabuhan sering dipersepsikan sebagai daerah yang tidak ramah lingkungan.

Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan tidak hanya di kawasan pelabuhan, namun juga di kawasan-kawasan bisnis lainnya di Kabupaten Rembang sehingga menjadi lebih ramah lingkungan. (Hasan Yahya)

Sun, 11 Jul 2021 @11:50
Tags: rembang