Maraknya Penebangan Kayu Jabon Di Kampung Tasuk, Diduga Ilegal

image

Kab.Berau-Kaltim, koranborgol.com - Dari pantauan di lapangan , banyak kegiatan penebangan kayu Jabon yang di duga tidak mempunyai ijin dari pemerintah setempat atau sebagai pemilik lahan yang di babat oleh beberapa oknum pengusaha nakal ini .

Kegiatan tersebut diduga ilegal karena tidak mempunyai ijin dari yang bersangkutan (akte kelompok tani / sertifikate lahan hak milik/ beserta surat pendukung lainnya seperti kordinat yang sah dan batas kampung yang sudah ada .apa lagi kegiatan mereka menggunakan alat berat sejenis excavator.kemungkinan juga tidak memiliki ijin dari Polsek setempat sejenis ijin pendaratan alat berat atau izin operasional alat berat tersebut .

Masyarakat sekitar sangat menyaayangkan dan kenapa  seperti adanya kegiatan itu bisa berkangsung.Kegiatan mereka itu hanya bertopengkan kayu rakyat,  meskipun kayu rakyat harusnya mempunyai dokumen dari desa atau pemilik lahan tersebut.

Apalagi mereka juga melakukan kegiatan ini bertamengkan kepala adat. nah ini sangat di sayang kan. Informasinya lokasi birang , tapi ketua adat Tasuk tidak mengakuinya dan masih masuk lahan Tasuk  jalan ex. PT. Rojosari bumi km.15 sebelah kanan jalan.

“Bahwa selama ini mereka mengadakan aktivitas  mengatas namakan pemangku adata Gunung Tabur. setelah kita  Croscek kepemangku adat ternyata mereka (pemangku adat) tidak Pernah mengetahui dan tidak pernah memberikan ijin untuk pekerjaan kayu Jabon tersebut,” ungkapnya Rabu (19/05/21).

“Nah dengan adanya kegiatan yang di lakukan mereka ini sangat di sayangkan karena mereka selalu mencatut atas nama adat Kesultanan Gunung Tabur.Untuk itu masyarakat  meminta kepada pihak berwenang agar dapat menindak lanjuti kegiatan mereka sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku,” kata pemangku adat kerajaan Gunung Tabor.*HR/TIM

Thu, 20 May 2021 @15:51