Tabungan Penjual Angkringan Ini Terkuras Di Masa Pandemi

image

Semarang,koranborgol.com - Angkringan yang biasanya dipadati pengunjung kini nampak sunyi.sepanjang pagi hingga sore hanya beberapa pelanggan setia yang datang. Yulian hanya sesekali berdiri dari tempatnya duduk, setelah membuat minuman pesanan pelanggannya ia kembali memainkan gadgetnya.

Yah, semenjak wabah Virus Corona melanda negeri ini sontak merubah sendi perekonomian di semua sektor usaha. Warung angkringan Yulian (35) yang terletak di dekat SD Haraoan Bunda Perum Klipang inipun turut terkena imbasnya.

Tak ada pilihan lain bagi bapak berasal satu ini untuk tetap membuka warungnya meski sudah beberapa bulan ini omsetnya turun drastis.

"Ya terpaksa mas tetep kita buka , meski sekarang sangat sepi. Kalau tidak jualan justru lebih parah lagi keadaannya.yang penting ada pembeli sedikit bisa untuk makan dengan anak istri," ungkapnya dengan tatapan kosong.

Ia kemudian bercerita, jika sebelum Corona menerjang, sekolah disamping warungnya masih buka otomatis angkringan miliknya cukup ramai dipadati anak- anak sekolah. Jika warung angkringannya ramai ,hampir sepanjang pagi hingga sore tak ada waktu untuknya bisa berlama-lama dengan gadgetnya.

"Sebelum Corona , biasanya anak-anak sekolah di samping pada antri beli minuman. bahkan sering hampir sepanjang hari saya berdiri melayani pembeli .meskipun capek tapi senang ," ungkapnya.

Sambil melambungkan pandangan ke atap, Yulian melanjutkan ceritanya, sekarang sudah bisa untuk makan saja sudah bersyukur.

"Semoga saja pandemi Covid-19 segera lenyap dari muka bumi ini, dan kondisi kehidupan ekonomi bisa normal seperti dulu," tambahnya.

Yulian mengungkapkan jika karena sepinya pembeli di masa pandemi ini , tabungannya cukup terkuras untuk menutup kebutuhan bulanan yang tetep harus di penuhinya.**Frin

 

 

Fri, 27 Nov 2020 @15:37