Berbagai Ormas' Kendal Deklarasi Aksi Anti Anarkis

image

Kendal, koranborgol.com -- Sikap tegas ini diambil dalam menyikapi terjadinya aksi unjuk rasa yang berbuntut perilaku anarkis saat demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) beberapa waktu belakangan ini di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Hadir dalam deklarasi damai ini antara lain Forkompimda Kabupaten Kendal, Ketua FKUB Kendal, Ketua MUI Kabupaten Kendal, dan Ketua Dewan Buruh Kabupaten Kendal.


Deklarasi damai menolak dan mengecam aksi unjuk rasa itu yang digelar di halaman Polres Kendal ini diikuti berbagai ormas.


Ikut dalam deklarasi tersebut Pimpinan Ormas diantaranya Ketua PCNU,   Ketua Muhammadiyah,    Ketua LDII,    Ketua GP Ansor Kab. Kendal,    Lindu Aji,   PSHT Cabang Kendal,    Ikatan Mahasiswa Kendal,    serta perwakilan Kepala Sekolah tingkat SMA,  tokoh agama,  tokoh masyarakat,  dan tokoh pemuda dari masing-masing Kecamatan di Kabupaten Kendal.


Serta perwakilan Kepala Sekolah tingkat SMA, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dari masing-masing Kecamatan di Kabupaten Kendal.

es Kendal AKBP Ali Wardhana, S.H. S.I.K., M.M. menyampaikan,   bahwa saat ini diketahui bersama dengan disahkan UU Cipta Kerja menuai  pro dan kontra dikalangan masyarakat, hingga banyak dari buruh atau pekerja dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa.

“Kegiatan deklarasi menolak aksi anarki unjuk rasa ini dilaksanakan karena kita ketahui bersama di beberapa kota besar di Indonesia aksi ujuk rasa yang dilaksanakan terjadi aksi anarkis dengan merusak fasilitas umum.

Dengan aksi anarkhis tersebut banyak masyarakat yang terganggu dan tidak dapat melakukan aktifitas seperti biasanya”, tutur Ali Wardana di halaan Polres Kendal Jawa Tengah, Senin (19/10/2020).
Kapolres berharap dengan diadakannya deklarasi damai ini tidak hanya sebatas ucapan semata, namun diharapkan diterapkan dalam kegiatan nyata,  sehingga Kabupaten Kendal akan senantiasa aman, nyaman dan kondusif.


Disisi lain Bupati Kendal yang diwakili Sekda Kab. Kendal Moh. Toha menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan deklarasi itu karena menyikapi situasi politik yang saat ini cukup memanas karena pengesahan UU Cipta Kerja yang menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan situasi Kabupaten Kendal dapat selalu kondusif, nyaman, aman bisa  menjadi contoh untuk daerah-daerah lain,"kata sekda Kendal.   

ra itu pernyataan Deklarasi Menolak Aksi Anarkis dibacakan oleh Sudarmaji yang merupakan Ketua SPPI (Serikat Pekerja Pos Indonesia) yang diikuti oleh seluruh peserta. Isi Deklarasi tersebut yakni :

KAMI DARI ELEMEN PEMERINTAHAN, PENDIDIKAN, BURUH, AGAMA, PEMUDA, MASYARAKAT DAN MAHASISWA KENDAL MENYATAKAN :
1.  Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkhisme Vandalisme Dalam Segala Kegiatan Aksi Unjuk Rasa. 
2.  Berkimitmen Untuk Menciptakan Situasi dan Kondisi dalam Kabupaten Kendal. 
3. Bersama - sama Menjaga dan Melindungi Aset Pemerintah Serta Fasilitas Umum Lainya. 
4.  Bersama - sama Mencegah Oenyebaran Berita HOAX, Provokasi dan Berita yang Mengandung Sara. 
5.  Berkimitmen Menerapkan Protokol Kesehatan dalam Kehidupan Sehari - hari Untuk Mencegah dan Memutus Oenyebaran Covid -19 di Kabuoaten Kendal.  (Son).

Tue, 20 Oct 2020 @06:11
Tags: kendal