Dewan Pertimbangan PSHT Datangi Ditreskrimsus Polda Jateng, Ini Penjelasan Ustadz Choirul

image

Semarang.Koranborgol.Com.Dewan Pertimbangan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sukoharjo Ustadz Choirul Rus Suparjo mendatangi kantor  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreakrimsus) Polda Jateng, Jalan Sukun Raya, Banyumanik, Semarang, Selasa (28/7 /2020).

Dengan didampingi dua kuasa hukumnya yakni,Ridwan Sihombing Dan Ari,Ustadz Choirul menyatakan bahwa kedatangannya ke Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah ini untuk memenuhi panggilan atas dasar pengaduan dari seseorang yang diduga berasal dari internal perguruan silat PSHT yang ada di wilayah Solo Raya.

"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya akan taat hukum dan akan melakukan klarifikasi terhadap penyidik Ditreskrimsus. Namun laporan atau pengaduan terkait masalah apa saya juga belum mengerti,”beber Choirul di kantor Ditreskrimsum Polda Jateng.

Lebih lanjut Choirul menegaskan, meskipun yang membuat laporan atau pengaduan diduga masih ‘saudara’ seperguruan, namun dirinya akan tetap menghornati proses hukum yang sedang berjalan.

Saat di tanya terkait  pelaporan apa terhadap dirinya ,Choirul menduga bahwa pengaduan ke Ditreskrimsus ini terkait konten video yang ia buat pada tahun 2019 lalu. Ia mengaku membuat video tersebut demi kondusivitas negara saat itu pada 

"Saat itu ada yang mengklaim Parluh  17.(Parapatan luhur) semacam( Muktamar )Padahal sesuai AD/ART saat itu yang sah adalah Parluh 16.kami menyakini parluh 17 itu tidak ada Dari situlah konflik sering serbu serbuan terjadi,” ungkapnya.

Dirinya mengaku dalam video tersebut ia mengatakan untuk tidak saling serbu serbuan karena hal ini merupakan kebodohan, karena dalam PSHT tidak mengajarkan hal seperti itu. Terlebih hal tersebut dilakukan oleh saudara seperguruan sendiri.

Di rencanakan,Setelah memberikan klarifikasi kepada penyidik DitKrimsus Ia mengaku akan langsung Ke Propam Polda Jawa Tengah.**Uut

Tue, 28 Jul 2020 @16:28