Baksos,Wujud Kepedulian Polda Jateng kepada masyarakat Papua Terdampak Covid-19 di Wilayah Hukumnya

image

Semarang -Koranborgol.com. Polda Jawa Tengah bersama Polres Jajaran melaksanakan Baksos "Mengabdi Untuk Negeri"  bagi warga terdampak Covid-19 di seluruh jajaran di Jawa Tengah berupa Tali asih dan Sembako, bantuan sosial yang diberikan berupa  408 sembako yang menyasar 143 mahasiswa, 245 pelajar, 2 ASN, 9 buruh, 1 pendeta, 1 pengangguran dan 7 santri yang tersebar di 33 kota di Jawa Tengah. Selasa (9/6/2020).

Seperti di ketahui,Menyebarnya Virus Covid-19 memberikan dampak pada kesehatan masyarakat, dampak selanjutnya adalah dampak ekonomi dimana ada pembatasan dalam aktifitas ekonomi sehingga banyak masyarakat mengalami kesulitan ekonomi termasuk warga Papua yang berada di jawa Tengah.

Bantuan Sosial yang sudah di distribusikan Polda Jateng Diantaranya ialah di Papua Kost Mbah Mangun Sukoharjo, SMA Katholik Pendowo Magelang, Universitas Ngudi Waluyo Ungaran dan Kampus STT Kanaan Nusantara Kabupaten Semarang, Papua Komplek PujaseraKaranganyar, Jl Bogenvil Banyumas, halaman Polres Klaten, Rumah Kost Anak Papua di Kudus, Papuas Reinz Cafe Demak, rumah kos Kab. LANNY JAYA Kota Semarang, SMA Katholik Wijaya Kusuma Blora, Panti Asuhan Anugerah Boyolali, asrama Mansinam Mahasiswa Papua Salatiga, Mess OAP Cilacap, Mess UNS, Unisri dan UTP Surakarta, Dsn. Depok Selatan Grobogan, SUPM Tegal, asrama Marsudirini Muntilan Kabupaten Magelang, Brumbung,  serta kota lain seperti Wonogiri, Kendal, Kabupaten Pekalongan, Pekalongan, Pati, Kebumen, Sragen, Batang, Jepara, Pemalang, Wonosobo, Purworejo, Banjarnegara, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Rembang.

“Pembagian paket sembako kepada Warga Papua yang berada di Jawa tengah sebagai bentuk Kepedulian Polda Jawa tengah kepada warga Papua yang terdampak langsung Covid-1. Total ada  sebanyak 408 orang dan Polda Jateng membagiakan paket sembako dan tali asih yang dibagikan kepada warga Papua yang berada di jawa Tengah, Mahasiswa 143 orang, Pelajar 245 orang, Pekerja Formal/ASN 2 orang, Buruh 9 orang, pedeta 1 orang, pengangguran 1 orang dan Santri 7 orang”. Ujar kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna di lokasi.

“Ini Sebagai bentuk Kepedulian Kami Polda Jawa tengah terhadap Warga Papua yang berada di Jawa Tengah baik itu Pelajar/Mahasiswa, Buruh, ASN, Pekerja dan beberapa Santri dari Papua yang tidak bias kembali ke daerah asal dalam pandemic Covid-19 ini, sebagai bentuk kepedulian kami memberikan bantuan sosial berbentuk sembako dan tali asih kepada mereka, semoga bantuan kami bisa meringankan beban para saudara-saudara kita dari papua yang ada di Jawa Tengah” tambah Kabidhumas kepada Media. 

Suasana kebatinan itulah yang dirasakan oleh para mahasiswa dan Pelajar asal papua yang masih menuntut ilmu di berbagai kota di Jawa tengah. Rata-rata mereka mengungkapkan sangat senang tinggal di Jawa Tengah. Salah satunya disampaikan Anderson Natkimi. Pelajar asal Papua ini mengungkapkan kesan-kesannya selama menuntut ilmu di Jawa Tengah.

"Saya dan teman-teman merasa senang tinggal di Jawa tengah. Masyarakat di sini ramah-ramah. Kami juga sering berkumpul membaur bersama warga asli, tak lupa Kami mengucapkan terima kasih Kepada Polda Jateng atas Kepeduliannya kepada kami semua warga papua yang ada di Jawa tengah yang tidak bias kembali ke kampung halaman kami dikarenakan Pandemi Covid-19 ini, bantuan dan tali asih ini sangan membantu kami bertahan di Jawa tengah, sekali lagi Terima Kasih Polda jawa tengah dan Masyarakat jawa tengah" tutur Anderson kepada Awak Media.


Sementara, Viska Friska, pelajar putri dari Papua yang belajar di SMU Marsudirini juga mengungkapkan hal yang sama. "Teman-teman dan guru-guru sangat baik dan perhatian. Papa Mama, kami di sini aman baik-baik saja," tuturnya.

Para pelajar dan mahasiswa asal Papua ini banyak yang berprestasi dan punya semangat yang tinggi dalam menyelesaikan studinya. Mereka berharap bisa memberikan kontribusi untuk tanah kelahirannya di Papua kelak.
Selain pendidikan formal, banyak juga pelajar asal Papua yang masuk di beberapa pondok pesantren seperti di Demak dan Rembang.**Tom/saibumi

Wed, 10 Jun 2020 @10:06