Unit Tipiter Polrestabes Semarang Grebeg Sebuah Klinik Kecantikan

image

Semarang, koranborgol.com - Tim unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polrestabes Semarang menggebek sebuah klinik kecantikan di kawasan kelurahan Pindrikan Lor, Semarang pada Sabtu (25/1/2020) lalu.

Darilokasi praktek , selain menangkap pelaku polisi mengamankan berbagai obat tanpa izin edar.Polisi menutup Klinik Kecantikan ini karena tidak mempunyai izin. Saat penggerebekan ditemukan serum pemutih kulit, obat diet, alat suntik hingga alat perawatan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan,  pemilik Klinik Kecantikan ini  menangani praktek medis dengan melakukan penyuntikan. Padahal pelaku hanya berbekal ilmu dari mengikuti kursus kecantikan.

"Dia hanya memiliki keahlian pernah ikut kursus kecantikan. Dia tidak punya izin lain seperti dokter tapi dia melakukan kegiatan seolah-olah memiliki keahlian seperti dokter, misalkan penyuntikan," terang Kombes Auliansyah, Rabu (29/1/2020).

Kapolrestabes  menerangkan, tersangka juga berani melakukan tindakan pembiusan untuk tahap perawatan yang ditawarkan ke pelanggannya."Pemilik Klinik Kecantikan berinisial AM ini mengaku membeli obat-obatan ilegal tanpa izin edar secara online", tambahnya.

Dari pengakuan pemilik, untuk setiap perawatan kulit, pelaku mematok harga antara Rp500 ribu  hingga Rp1 juta. Kegiatan pelaku ini sudah berlangsung kurang lebih enam bulan.Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat Pasal 197 junto Pasal 106 ayat 1 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. 

Ancamannya, pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp1,5 miliar. **TOM/Ok

Thu, 30 Jan 2020 @09:32