Dari Dalam LP, Napi Ini Otaki Perampokan Di Pantura

image

Semarang.Koranborgol.Com-Subdit III Jatanras Polda Jateng berhasil membongkar jaringan pelaku perampokan antar propinsi yang dikendalikan dua orang narapidana. Lima pelaku perampokan ditangkap, tiga diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat ditangkap.

Direktur Kriminal Umum Polda Jateng,Kombes Pol Budi Haryanto di dampingi Kabid Humas Kombes Pol Iskandar F Sutisna mengatakan, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng menangkap lima orang pelaku pencurian kekerasan terhadap sopir truk trailer yang membawa barang muatan spare part senilai Rp400 juta.

"Kasus curas ini modusnya agak menarik karena di kendalikan oleh narapidana yang sedang menjalani Hukuman Pidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pati dan nanti akan kita dalami apakah ada oknum  LP yang terlibat dalam kasus ini ,"kata Budi  saat gelar di kantornya Jl.Pahlawan Semarang Rabu (20/11/2019).

Menurut Budi ,Dalam menjalankan aksinya Napi yang berinisial S als Y  menggunakan alat komunikasi berupa Handpon dan sebelum menjadi Napi pelaku sudah mempunyai jaringan yaitu si pelaku menghubungi rekanya yang ada di luar untuk mencari pelaku lain guna melakukan aksinya .

"Kemudian satu Narapidana yang berada di LP lain (kedungpane)Semarang mencari pembeli atau penadah.dalam melakukan aksinya,si pelaku ini mobile dia targetnya sepanjang pantura yang mana di lihat apabila ada peluang atau sopir truk yang sendirian yang sudah di gambarkan sebelumnya dengan cara di bekap,di sekap lalu di buang. barang barang yang ada di dalam truk di pindahkan ke kendaraan yang lain sedangkan truknya di buang mungkin susah di jual sehingga di tinggalkan di pinggir jalan ,"ungkap Budi .

Sebelum kejadian ini ,tambah Budi para pelaku mengaku pernah melakukan aksinya namun di lepas kembali karena ternyata isi truknya berisi air kemasan (AQua).dari pengakuan Sementara ini para pelaku beraksi dalam Jawa tengah yaitu Demak sampai Pati mereka melakukan aksinya pada malam menjelang pagi dengan sistim acak.

"Dari pengakuaan tersangaka ,sementara ini  baru satu kali melakukan aksinya namun demikian tetap akan kita kembangkan kita akan mencari mungkin, ada yang pernah membuat laporan Polisi kalau dalam pengembangan ternyata dia pelakunya ya kita split berkasnya."pungkas BudI.

Sriyanto dari PT.Alam Mulya Surabaya Jawa Timur  sebagai pemilik barang megapresiasi dan berterimakasih kepada Poda Jawa Tengah meskipun dengan bukti agak minim namun bisa cepat mengungkap dan menagkap para pelaku.

"Saya sebagai pemilik barang mengucapkan terimakasih kepada Polda Jawa Tengah, Unit Jatanras utamanya yang telah membantu kita menagkap para pelaku .mungkin dengan bukti yang minim tapi bisa berhasil menangkap para pelaku."ucapnya singkat.**Tom

Wed, 20 Nov 2019 @19:05