Warga Sampit Keluhkan Gas 3 Kg Langka dan Mahal

image

Sampit,koranborgol.com - Masyarakat Sampit Kotawaringin Timur mengeluhkan Gas elpiji 3 kg karena harga yang naik drastis , pengguna gas 3 kg kebanyakan rumah tangga dan para penjual makanan kini mengaku sangat sulit untuk mendapatkannya.

Beberapa warga yang sedang duduk di teras rumah sambil berbincang soal Gas elpiji yang sulit didapatkan mengatakan, masyarakat berharap ini semua cepat teratasi oleh pemerintah serta aparat penegak Hukum.mereka meminta menindak oknum- oknum yang mengambil kesempatan dalam hal jual beli Gas elpiji 3 kg ini.

"Semoga pemerintah segera bertindak, kita masyarakat kecil repot sekali mencari bas 3 kg ini.jika adapun harga nya mahal pak", terang salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, anggota Dewan Bima Santoso yang dihubungi Borgol via telpon mengaku akan segera mengecek dan langsung turun kelapangan untuk mengatasi itu. "Kami akan cek langsung mas,apa penyebab kelangkaan gas 3 kg untuk masyarakat kecil tersebut", katanya singkat.

Menurutnya, bahwa gas elpiji bersubsidi itu harusnya hanya Rp 15.000/ tabung dan untuk harga HET pangkalan sebesar Rp18000/ tabung , tambahnya. Sementara dari aturan apabila bila ada yang melanggar ketentuan atau regulasi yang sudah di tentukan tersebut.maka dari pemerintah daerah dan penegak hukum bisa menindak lanjuti permasalahan itu dan bisa dikenakan sanksi.

"Kalau perlu pencabutan ijin pangkalannya dan di pidana, kenapa bisa begini kemungkinan ada oknum- oknum yang memanfaatkan situasi sepeeti ini ,sehingga masyarakat sulit mendapatkan gas elfiji 3 kg", tegasnya .**Ruly

Sun, 17 Nov 2019 @13:44