Gelar Apel Konsolidasi Pemilu,Polda Jateng Akan Perkuat Dan Evaluasi Daerah Rawan

image

Semarang.Koranborgol.Com.Polda Jawa Tengah Gelar Apel Konsolidasi  sebagai wujud berahirnya Oprasi Mantab Brata Candi 2018 yang di laksanakan di Halaman Mapolda Jl.Pahlawan Semarang Rabu pagi (6/11/19).

Kapolda Jateng Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel melalui  Waka Polda Jateng Brigjen Pol.Ahmad Luthfi menyatakan,Bahwa Kegiatan ini  merupakan Apel konsolidasi karena sudah berahirnya oprasi mantab Brata 2018 yang sudah di mulai 2 tahun hingga sampai sekarang yang di awali dengan oprasi mantab Praja .

"Jadi oprasi Mantab Praja itu liading sekctornya terkait dengan Pemilukada Walikota dan Bupati di lanjutkan dengan oprasi mantab Brata pemilu presiden Legeslatif dan sebagainya .dan ini kedepan juga sudah siap oprasi mantab Praja lagi tepatnya di sekitar tgl 23 Sebtember sudah ada oprasi lagi terkait dengan pemilukada di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah."katanya.

Menurut Lutfhi,Saat ini sudah mulai persiapan sebagai pelaksana adalah KPU dan Bawaslu kalau dari aparat TNI Polri kata dia  hanya menyiapkan terkait dengan Pengamanan saja.

Di jelaskannya,dari evaluasi aparat Kepolisian Selama di gelarnya Pesta Demokrasi tidak ada kasus yang menonjol ."Evaluasi bagus sekali tidak ada kasus yang menonjol 14 kasus yang tahap penyidikan sampai 11 kasus P21 sementara lainya di SP3 artinya hal itu sesuai sebagaimana amanat dari Bapak Kapolda tadi  yang saya sampaikan.semuanya klier tidak ada terkait dengan kasus kasus yang menonjol.."Urainya.

Sementara,Untuk gangguan keamanan tambah Luthfi, semuanya bisa di tolerir artinya bahwa masih terukur dan bisa teratasi tidak berlarut larut."Dan itu wajar karena yang namanya pesta Demokrasi pasti ramai ,kalau sepi ya namanya nyepi ."ujar Wakapolda sembari terkekeh.

Namun begitu berdasarkan dari pengalaman pada tahun sebelumnya jajaran Polda jateng mengaku akan tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat jajaran terkait sejumlah daerah rawan seperi di surakarta dan sekitarnya.

"Ya itu nanti menjadi evaluasi kita dimana daerah tertentu yang menjadi Blak spot Trabel Spot akan kita perkuat dan evaluasi terkait oprasi kegiatan kita."pungkasnya.

Sementara itu,Ketua Bawaslu Jateng, Fajar S.A.K Arif menyampaikan,Terkait persiapan Bawaslu untuk menghadapi Pemilukada 2020 nanti Hingga Saat ini kata dia baru ada tahapan penyiapan anggaran yang  relatif sudah sesak tinggal sebuah kabupaten yang finising demak  sudah Sukoharjo tinggal tanda tangan MPAD kemudian sudah masuk ketahapan untuk calon perseorangan .

"Bawaalu juga sudah menyiapkan aparatnya untuk mengawasi di lapangan juga nanti berlanjut di bulan November,Desember,badan penganggaran bersifat adhok baik di jajaran Bawaslu maupun KPU.Hari H di sebutkan tgl 23 Sebtember 2020 tapi persiapan sudah kami persiapkan mulai dari hari ini."Jelas Fajar .

Terkait fenomena pasangan tunggal.


Sampai hari ini pihaknya mengaku belum bisa mengatakan terkait  calon tunggal karena dinamika masih terus berjalan .yang bisa mencalonkan pasangan calon baik dari partai politik maupun dari perseorangan.kata fajar, ruang untuk terjadinya calon tunggal ada ,akantetapi belum bisa di prediksi hari ini karena di mungkinkan calon perseorangan.

"Kalau dari perhatian Bawaslu nanti dari Kabupaten/kota seluruhnya dari  incumbent ada baik itu Bupatinya maupun wakilnya jadi itu jadi perhatian khusus Bawaslu terutama nanti terkait potensi menfalidasi ASN,memanfaatkan fasilitas Negara, perangkat dan sebagainya.Tandasnya.*** Tomo 

Wed, 6 Nov 2019 @12:01