Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam Minta Masyarakat Laporkan Pungutan Liar

image

Semarang, Borgol.Com - Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol. DR. Widiyanto Poesoko, SH.MSI menegaskan kasus pungutan liar tergolong pemerasan dan premanisme dalam perusahaan dan instansi Pemerintah.

Pungutan liar di instansi pemerintah terjadi pada sektor pelayanan Publik antara lain di bidang pendidikan, perizinan,perhubungan, pertanahan. " Pungli terbanyak menurut kami terjadi di Jawa Barat,"demikian disampaikannya saat menjadi nara sumber di Wisma Perdamaian Semarang pada Kamis (31/10/2019).

Pungutan liar (Pungli) dapat merusak idiologi bangsa, baik secara politik, ekonomi, sosial  budaya dan menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Dari segi idiologi pungli bertentangan dengan Pacasila, sila ke 2,3 dan 5.

Dari segi politik dapat menurunkan wibawa Pemerintah dan secara ekonomi menurunkan kepercayaan investor, kata Jendral bintang dua ini saat jadi nara sumber pertama pada sosialisasi Satgas Saber Pungli kamis siang di wisma perdamaian.

Sedangkan menurut H.Adi Warman. SH.MH.MBA yang menjabat sebagai Ketua bidang penindakan di Satgas Saber Pungli Nasional, Pungli adalah tindakan memungut uang yang tidak memiliki dasar hukum, oleh karenanya menurut staf ahli Kemenko Polhumkam ini untuk mengatasi Pungli perlu peran serta masyarakat dalam melakukan pemantauan dan laporan secara langsung atau tidak langsung ke Satgas Saber Pungli melalui call center 193 bisa juga melalui sms ke 1193, karena pemberantasan pungli harus dilakukan bersama-sama. 

Menurut catatan Satgas Saber Pungli Nasional sampai saat ini telah melakukan Operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak 21.407 dengan jumlah tersangka 33.432 orang, dari OTT ini disita barang bukti uang sebesar Rp.322.37 Milyar.

 Ditegaskan pula oleh Adi Warman bahwa keberhasilan Satgas Saber Pungli tidak di ukur oleh banyaknya orang yang di penjara tapi tujuan dari pemberantasan pungli adalah meningkatan dan perbaikan pelayanan Publik menjadi lebih baik, pungkasnya..! (Gik)

Sat, 2 Nov 2019 @09:57