Bhayangkari Gelar Pasar Murah, Peserta CFD Membludak

image

REMBANG,KORANBORGOL.COM - Berbeda dari yang biasanya, Car Free Day di kawasan Alun-Alun Rembang, Minggu pagi (15/9) lebih padat oleh masyarakat. Semaraknya suasana alun-alaun, lantaran Korps Bhayangkari Polres Rembang menggelar berbagai kegiatan sosial di sisi utara Alun-Alun.

Ketua Bhayangkari Cabang Rembang, Ovy Pungky menyatakan berbagai kegiatan digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-67.

Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari tahun ini, kata dia, menonjolkan misi sosial kemanusiaan. Mulai membantu mengurus akta kelahiran secara gratis, membantu air bersih, donor darah, hingga mengadakan bazaar dengan menjual pakaian dan paket Sembako murah.

Di bazaar tersebut paket Sembako murah dijual hanya Rp 33 ribu, padahal harga normalnya mencapai Rp 65 ribu. Warga yang berhak mendapatkan kupon Sembako murah diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Menurut Ovy, sebelum kegiatan, anggota Bayangkari sangat kompak mengumpulkan barang-barang untuk dijajakan pada arena Car Free Day.

“Baju dijual ada yang harganya
Rp 3 ribu, jadi respon masyarakat sangat bagus. Apalagi Sembako, langsung ludes terjual. Soalnya kan dibutuhkan sehari-hari dan lebih hemat pengeluaran, “ kata Ovy.

Tak hanya sandang dan pangan murah, pengurus Bhayangkari menyiapkan stand tensi darah gratis di sebelah barat Alun-Alun Rembang.

Salah satu peserta bazaar dari organisasi Persit Kodim Rembang atau gabungan isteri anggota TNI. Seksi Organisasi Persit Kodim Rembang, Ny. Rasyono mengungkapkan pihaknya menjajakan aneka jenis makanan minuman tradisional. Tujuannya, untuk membantu penghasilan keluarga.

“Ada produk cemilan dari daun bidara, kemudian sambel. Pokoknya harganya terjangkau. Kemarin kita juga ikut pameran Rembang Expo, “ tuturnya.

Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa berharap kegiatan ini untuk nantinya dikembangkan. Organisasi istri polisi, Bhayangkari dan organisasi istri TNI, Persit bisa intensif bekerja sama, menggandeng perusahaan-perusahaan, agar memperbanyak kegiatan semacam ini. Apalagi manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat dan membuat arena car free day lebih ramai.

“Sementara ini kan dikumpulkan dari anggota Bhayangkari sendiri suka rela. Setengah beramal, ya setengah jualan. Tapi kalau bisa menggandeng dari pihak luar, saya kira akan jauh lebih bagus,“ kata Kapolres.(san)

Sun, 15 Sep 2019 @14:26