Bawa Sabu Seberat 2.2 Kg Dua Kurir Asal Solo Ini Berhasil Di Ringkus Polisi.

image

Semarang -Borgol.Id- Direkturat  Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah berhasil membongkar praktik peredaran Narkoba dengan barang bukti 2,2 kg sabu. dua orang yang semuanya warga solo itu ditangkap di sebuah rumah kos di Surakarta. Sedangkan pengendalinya berada di sel Lapas Kedungpane Semarang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Wachyono mengatakan penangkapan di awali pria berinisial LLK hari Kamis (5/9) kemarin pukul 13.15 WIB di tempat kosnya, Jalan Bungur 01 No. 05, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

"Berawal dari Anggota kami yang menngkap seseorang berinisial LLK. Didapati ekstasi 100 butir dan sabu 2 gram. Ditangkap setelah transaksi," kata Wachyono di konferensi pers di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (6/9/2019).

Pengembangan dilakukan dan ditangkap rekan kos LLK beinisial VMT. Dari tangan VMT diamankan berbagai barang bukti mulai dari 29 paket sabu dengan total berat 2,2 kg, 166 butir ekstasi dan satu pucuk air soft gun.

"Dikembangkan ternyata LLK berhubungan dengan Vior (VMT). Geledah di kos-kosannya didapati sabu 2.202 gram atau 2,2 kg," jelasnya.

Lebih lanjut Wachyono mengatakan, pengembangan dilakukan dan didapati VMT merupakan kurir yang dikendalikan oleh narapidana di Lapas Kedungpane Semarang bernama Maryoto.
"Dari pengembangan tim kami, mereka dikendalikan dari Lapas Kedungpane. Langsung koordinasi dengan KPLP tangkap MR," kata Wachyono.

Maryoto alias MEMBLE  merupakan narapidana kasus narkotika yang sedang menjalani masa hukuman 14 tahun 6 bulan. Dia sudah 2 kali masuk penjara terkait peredaran narkoba di Surakarta.
Dari pengakuan 2 tersangka yang ditangkap di Solo, mereka dijanjikan akan diberi Rp 20 juta untuk edarkan sabu dan ekstasi. Wilayah edarnya yaitu di Solo raya.

"Akan diedarkan di Solo dan sekitarnya. Dengan pengungkapan ini setidaknya kita selamatkan 11 ribu generasi muda dari penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

BARANG BUKTI:

Berikut adalah barang bukti yang berhasil di sita oleh Petugas Kepolisian dari para tersangka: 1.Berinisial LLK berupa:100 (seratus) tablet Ektasy 1 (satu) paket sabu di dalam plastik klip kecil 1 (satu) unit HP OPPO beserta kartunya.

2. TERSANGKA berinisial VMT als MARHEN berupa:29 (dua puluh Sembilan) paket sabu yang sudah dikemas dengan beratkeseluruhan seberat 2.202 Gram atau 2,2 Kilogram .166 (seratus enam puluh enam) tablet Ekstasy,1 (satu) unit senjata Air Soft GUN.2 (dua) buah timbangan Digital Elektrik1 (satu) buah kartu ATM BCA1 (satu) unit HP merk OPPO beserta kartunya.1 (satu) unit HP Blackberry beserta kartunya.

3. TERSANGKA berinisial MR als MEMBLE berupa:1 (satu) unit HP merk XIAOM berikut kartunya .semua dari hasil pemeriksaan Urine Positif mengkonsumsi Narkotika Golongan Ijenis Metamfetamina/sabu.

Saat ini kasus tersebut masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan lainnya. Para tersangka yang ditangkap dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 8 miliar Rupiah.**Tomo

Fri, 6 Sep 2019 @17:44