Enam Perusahaan Resmi Tandatangani Surat Pernyataan Kepeminatan Serius Berinvestasi Di Pati

image

Pati,Koranborgol.com - Di tengah pelaksanaan Pati Business Forum 2019 di Muria Ballroom The Safin Hotel, Sabtu (29/6/2019) dilaksanakan pula penandatanganan Letter of Intent (LoI) atau Surat Pernyataan Kepeminatan. LoI tersebut berisi pernyataan keberminatan perusahaan untuk berinvestasi di Pati.


Penandatanganan dilakukan Bupati Pati Haryanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati Sugiyono, dan perwakilan dari enam perusahaan yang akan berinvestasi di Kabupaten Pati.


Total nilai investasi dari keenam perusahaan tersebut ialah Rp 1,26 triliun. Adapun keenam perusahaan tersebut berikut masing-masing nilai investasinya ialah sebagai berikut. Pertama, PT Kamikita Agro Utama yang bergerak di bidang demplot padi/pertanian. Nilai investasi perusahaan ini ialah Rp 7 miliar.

Kedua, PT Sejin Fashion Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang konveksi dan garmen ini akan berinvestasi dengan nilai Rp 1,2 triliun. Ketiga, PT SGT Bersatu Indonesia.

Perusahaan ini bergerak di bidang brignettes.Total nilai investasi perusahaan ini ialah Rp 2 miliar 146 juta. Keempat, PT Soyo Aji Perkasa yanb bergerak di bidang cold storage. Nilai investasi perusahaan ini ialah Rp 15 miliar.


Kelima, CV Jagad Duta Praja. Perusahaan yang mengoperasikan industri barang dari logam alumunium ini akan menginvestasikan Rp 4 miliar. Keenam, CV Cahaya Alam Semesta. Pabrik pengolahan kayu sengon/triplek ini akan menanamkan modal senilai Rp 34 miliar.


Bupati Pati Haryanto mengatakan, ia menyambut baik para investor yang hendak menanamkan modal di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan, pihaknya senantiasa mempermudah perizinan investasi."Jangan sampai investor lari karena pejabat mempersulit perizinan. Dengan adanya investor, lapangan kerja akan terbuka. Tingkat pengangguran akan menurun dan rakyat dapat terpenuhi kebutuhannya," tegasnya.


Menurut Haryanto, sebagai lahan investasi, Pati menawarkan beberapa peluang/keunggulan yang cukup strategis bagi para investor."Pertama, saya dan Wakil Bupati welcome terhadap investor.

Kami memberi kemudahan perizinan. Kedua, UMR tenaga kerja di Pati relatif terjangkau dibanding daerah lain. Ketiga, kondisi di Pati tergolong kondusif," paparnya.
Peluang berikutnya yang ditawarkan Pati bagi investor ialah harga tanah yang tergolong masih murah dibanding tempat lain.


Haryanto mengatakan, sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan investasi di Kabupaten Pati, ia juga sudah memimpin sendiri perubahan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)."Akan kami tambah luasan untuk industri. Tahun ini masuk Prolegda (Program Legislasi Daerah)," tandasnya.(HMS/EKO)

Fri, 5 Jul 2019 @14:14