Usai Pemilu,Gus Nuril Ajak Masyarakat Kembali Bersatu

image

Semarang.Koranborgol.Com.Pengasuh Pondok Pesantren  (PP) Annuriyah Soko Tunggal Semarang K.H Nuril Arifin yang akrap di sapa Gus Nuril menyerukan  pada semua masyarkat agar beresatu kembali pasca pilpres dan pileg  17 April bulan lalu .Ia meminta masyarakat  hendaknya bersabar  menunggu hasil penghitungan dari  KPU sebagai lembaga Negara resmi  jangan sampai  terprofokasi .

“Saya Cuma berharap malam ini adalah sejarah kita sabar ,kalau memang nanti keputusanya yang menang  02 kita akan dukung sepenuhya, sebaliknya kalau yang menang 01 kita akan dukung sepenuhnya  dalam pertandingan kalah menang itu biasa sudahlah mulai malam ini jangan lagi ada 01 ataupun 02 kita kembali pada Pancasilka  03  Persatuan indonesia .’ujar Gus  Nuril di kediamanya  PP Annuriyah Soko Tunggal Semarang .Jum,at (10/0/19) malam.

Menurut Gus Nuril ,selama  ini KPU sudah bagus melaksanakan tugasnya dengan baik namun kemungkinan ada kekurangan tidak sempurna itu wajar,akantetapi jangan sampai melakukan tindakan maupun gerakan-gerakan yang bersifat memanas manasi membikin kekisruhan .jika tidak puas dengan hasil KPU  lanjut Gus Nuril  hal itu ada mekanismenya  bisa di bawa ke  jalur Hukum  ,Pengadilan .

“Justru Saya melihat ini merupakan prestasi yang luar biasa bahwa Bangsa Indonesia mampu menjadi Negara terbesar yang   penduduknya  Islam terbesar tetapi menganut faham Demokrasi  ,ini sebuah fenomena Internasional yang seharusnya di hargai oleh semua pihak  karena kita mampu menyatukan pemilu muali Pileg maupun  Pilpres ini yang tidak  ada di negara-negra lain .”terangnya.

Untuk itu ,Gus Nuril  menentang keras jika ada orang yang menyerukan People Power  menurutnya hal itu bertentangan dengan situasi yang ada saat ini.”Seruan People Pawer  itu apa ? itu namanya preasumsinya sudah menganggap bahwa Negara ini sudah tidak ada  karena negara mengadakan ini di atur oleh KPU ,KPU yang milih siapa DPR ,la yang berkuas di DPR itu siapa, di katakan mereka sendiri  tidak bener  ini logika apa .”bebernya.

Meski begitu Gus Nuril berpesan  kepada masyarakat  luas untuk tidak ikut ikutan demo di jalan karena ketika pemilu sudah berjalan dan sudah sidang pleno apapun hasilnya harus di terima .

“Mungkin ndak suka,ndak adil sudah ada jalurnya ke Yudikatif maupun Ke Pengadilan jangan mencetak,membikin ektra parlementer  ,maka masyarakat jangan ikut ikutuan kalu laper ya datang ke pesantren sajalah  kita berbuka bersama  ,memakai busana muslim tapi demo teriak-teriak di  bulan Ramadhan  kita harus mencegah hawa nafsu  .Sudahlah laksanakan puasa tunggu hasil  dari KPU dan kita terima  hasilnya itu baru namanya bangsa yang besar bukan bangsa yang Bar-Bar  yang liar yang tidak menganut aturan yang sudah di sepakati bersama .”pungkasnya.**(Tom)

Sat, 11 May 2019 @01:06
Tags: gus nuril