Polres Tanjabbarat Berhasil Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Ke Singapura

image
Tanjabbarat,koranborgol.com - Penyeludupan Beby Lobster jenis Mutiara dan Pasir berjumlah lebih kurang 69.305 ekor yang akan dikirim ke Singapura berhasil digagalkan Kepolisian Mapolres Tanjab Barat. Baby Lobster siap kirim ini dikemas sebanyak 11 box. Kapolres Tanjab Barat AKBP A.D.G Sinaga,S.I.K didampingi Kasatreskrim IPTU Dian Pornomor,S.I.K,SH.MH. Kapolsek KPM IPTU Agung mengatakan, barang bukti beby lobster ini diamankan di Jalan seputaran Teluk Nilau Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan dibawa dengan menggunakan Mobil Kijang Inova. Rencananya, lanjutnya beby lobster ini akan dilangsir diperairan setempat menggunakan pompong dan dijemput dengan Speedbout yang sudah stanbay dilokasi, dan nanti nya beby lobster ini akan dibawa ke Singapur. "Ada dua orang pelaku diduga pemiliknya kita amankan masing masing berinisial M dan H warga Tanjung Jabung Barat, kini sedang menjalankan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Kapolres, pada jumpa pers didepan ruang Reskrim Polres Tanjab Barat, Kamis (11/04/19) di Jalan Parit Gompong Kuala Tungkal. Kapolres menjelaskan, hingga kini pihaknya juga masih melakukan pendalaman terhadap pelaku dan asal muasal barang bukti yang terkait dengan penyeludupan beby lobster yang diamankan diwilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut. "Pelaku kami kenakan dengan undang undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan pasal 88 jonto pasal 16 ayat 1 ancaman hukuman 6 tahun," tandasnya mengaku hari ini bibit itu langsung dibawa ke Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat untuk dilepaskan kembali. Senada, Paiman selaku Kasi Wasdalim BKIPM Jambi mengucapkan terimakasih atas bantuan pak Kapolres beserta Jajarannya dia selaku pegawai yang mewakili Kemeterian Kelautan Perikanan yang mana kami selaku mewakili UPT yang ada di Jambi berhasil menyelamatkan asset negara ini. Dimana sumber daya ikan tersebut apabila kalau terus menerus akan diambil tentu akan punah. Sesuai peraturan Menteri nomor 56 bahwa ada larangan penangkapan benih lobster, kepiting rajungan. "Iya hari ini (11/04/19) beby lobster itu akan kita bawa dan lepas liarkan dipantai Pangandaran Jawa Barat karena disana ada konservasi alam laut insa allah terjaga benih ini sampai besar nantinya," ungkapnya. Dijelaskan dia, mulai dari tahun 2017-2019 kurang lebih 9 kali penyelundupan beby lobster yang berhasil diamankan oleh pihak hukum tersebut." Total beby lobster itu kurang lebih 69.305 (enam puluh sembilan ribu tiga ratus lima beby lobster). Total kerugian negara jika tidak berhasil diselamatkan sekitar Rp 10.451 Milliar (Sepuluh Milliar Empat Ratus Lima Puluh Satu Juta)," sebutnya. Berbicara mengenai harga, perlu diketahui bahwa beby lobster jenis mutiara per ekor Rp 200 ribu dan beby lobster jenis pasir Rp 150 ribu, jika tiba dinegara tersebut.**Adi/Hms

Thu, 11 Apr 2019 @18:09