Satreskrim Polres Kendal Amankan Pemuda Diduga Mencabuli Gadis Dibawah Umur

image

Kendal,KoranBorgol.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kendal yang dipimpin AKP. Nanung Nugroho Indrayanto. S.T MH. berhasil mengamankan seorang pemuda yang diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan kepada seorang gadis dibawah umur disebuah kamar kos , belakang Pasar Cepiring , Kendal pada Selasa (26/2/2019):

 Kasus pencabulan tersebut dialami oleh Melati (samaran ) umur 15 terjadi  pada Selasa ( 22/02/2019) sekitar jam 09.00.

 Kasus pencabulan terungkap berkat laporan ayah korban, anggota Unit PPA dan Resmob Satreskrim Polres Kendal yang menerima laporan tersebut segera melakukan pendalaman dengan melaksanakan gelar perkara serta minta keteranagan saksi dan korban.

 Berdasarkan hasil pendalaman kasus tersebut Satreskrim polres Kendal kemudian menetapkan tersangka berinisial AK (28) alias Tokel alamat Dk Sampir Malang ,Desa Pidodo Kulon Rt 2/5, Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal.

 Kasatreskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugraha Indrayanto, S.T,MH menceritakan kronologi kejadian yang dialami oleh korban, bahwa korban dirayu dan diajak kesebuah kamar kos dibelakang pasar Cepiring, kemudian sesampainya ditempat itu pelaku menidurkan dan menindih korban sambil memasukan alat kelaminnya ke kemaluan Sikorban, sambil melakukan gerakan maju mundur, hingga klimak dan mengeluarkan spermanya di sudut kamar kos.

 "Kasus ini kita ungkap karena adanya laporan keluarga korban yang mendapat cerita kejadian itu dari korban" terang Nanung.

 Saat ini pelaku dan sejumlah barang bukti telah diamankan oleh Satreskrim Polres Kendal guna penyelidikan lebih lanjut.

 "setelah kita dalami akhirnya kita tetapkan AK sebagai tersangka dan saat ini sudah kita amankan bersama sejumlah barang buktinya" tambahnya.

 Terkait pasal apa yang akan digunakan untuk menjerat pelaku, Nanung mengaku masih akan melakukan pendalaman dan koordinasi dengan unit PPA.

"Sementara kita akan melakukan pendalam dulu, karena korbanya adalah anak dibawah umur " pungkasnya

 Dalam kasus ini AK diduga telah melakukan pidana tindak pidana Dengan kekerasan,ancaman kekerasan, tipu muslihat, serangkaian kata bohong, memaksa atau membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dan atau pencabulan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2) atau pasal 82 Ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No.01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang-undang.*Robi/Bero.

Wed, 27 Feb 2019 @17:30