Antisipasi Suhu Politik Meningkat, Polres Demak Perkuat Tim Cyber

image

 Demak,koranborgol.com - Jajaran Polres Demak, terus berupaya untuk menciptakan suasana kondusif, selama Pilpres 2019 digelar.

 Saat ini, Polres Demak memperkuat tim cyber, untuk memantau kampanye di media sosial, oleh masing-masing pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden maupun calon legislatif (Caleg).

 Adanya kampanye hitam, berita hoax atau pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, merupakan target dari tim khusus yang dibentuk oleh Polres Demak.

 Seperti yang dikatakan oleh Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, bahwa menjaga kondusifitas selama Pilpres 2019 berlangsung merupakan target dari tim khusus tersebut.

 "Mari bersama menjaga kondusifitas dan situasi kamtibmas, khususnya pada masa kampanye. Kami juga telah memperkuar tim cyber untuk memonitor kegiatan di dunia maya," katanya, Senin (4/2/2019).

 Tidak hanya itu, tim yang dibentuk Polres Demak sebelumnya mendapat pelatihan terlebih dahulu, tentang undang-undang ITE dari tim direktorat tindak pidana cyber, Bareskrim Polri, yang di ikuti oleh 50 peserta.

 Namun dinamika perkembangan dunia maya yang semakin cepat, juga dalam pesta demokrasi masih banyak berita hoax yang tersebar. Oleh itu, Polres Demak memperkuat pasukan Cyber menjadi 150 personel.

 "Dengan pelatihan yang diterima anggota sebelumnya diharapkan dapat menambah pengetahuan untuk anggota lainnya untuk patroli di dunia maya. Khususnya menyiapkan diri untuk antisipasi adanya kampanye hitam maupun hate speech," terangnya.

 Disisi lain, Kasubbag Humas Iptu Wigunadi menambahkan, pihaknya akan mengawasi segala bentuk aktivitas medsos, terutama di grup-grup medsos yang ada di Demak.

 "Kami akan patroli memantau segala bentuk tindak kejahatan di medsos, yang di mungkinkan adanya penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, maupun menyebarkan berita bohong di medsos," bebernya, tegas.

 Lebih lanjut, Iptu Wigunadi juga menegaskan bahwa, jika dalam perhelatan Pilpres 2019 di Demak di temukan adanya tindak pidana cyber, maka Kepolisian akan memproses sesuai hukum.

 "Hukum Pidana maupun undang-undang ITE itu ada, maka, siapapun akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang ada," pungkasnya.**HMS/uut

Thu, 7 Feb 2019 @09:50