Operasi Jaran Candi 2018 ,Selama 20 Hari Polda Jateng Berhasil Ungkap 290 Kasus

image

 

SEMARANG .Koranboorgol.Com-Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono mengungkapkan, tahun 2018 hingga Oktober ini, ada 891 kasus curanmor yang terjadi di wilayah Jawa Tengah. Dari 891 kasus tersebut, 290 kasus berhasil terungkap.

“Dari kegiatan selama 20 hari dilaksanakan operasi jaran candi 2018, Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil meringkus 344 tersangka, dengan barang bukti 220 unit sepeda motor dan 32 unit mobil,” jelas Condro di Ditreskrimum Polda Jateng saat Konferensi Perss terkait operasi jaran candi 2018, Selasa (30/10/2018).

Menurut Condro, untuk barang bukti mobil saat ini diamankan di Polda Jawa Tengah, sedang sepeda motor ada di Polres-polres jajaran Polda Jawa Tengah.

Condro juga menyatakan, bagi warga khususnya Jawa Tengah yang merasa kehilangan kendaraan atau mobil silahkan datang ke Polda Jateng dengan membawa surat-surat kendaraan. “Gratis, tidak dipungut biaya,” tandasnya.

“Sekaligus ini juga woro-woro kepada seluruh warga masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya yang pernah kehilangan sepada motor ataupun mobil silahkan datang ke polres dengan membawa surat-surat ,kalau memang itu benar kendaraanya silahkan di ambil gratis,hanya saja nanti sewaktu saat  kendaraan dibutuhkan untuk pembuktian proses Hukum ya saya minta harus di pinjam pakekan kembali untuk keperluan persidangan ,” ungkapnya.

Condro menambahkan,selama 20 hari operasi jaran candi, ada beberapa kasus menonjol yang meresahkan masyarakat, yaitu kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang beroperasi di wilayah Tegal Kota, Slawi, Brebes dan Pemalang dengan korban 9 orang, satu diantaranya meninggal dunia.

Menurutnya.modus yang digunakan para tersangka dengan cara korban dibuntuti. Sesampai di tempat sepi korban ditodong, dibacok kemudian dirampas barang bawaannya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda secara langsung juga menyerahkan sebuah minibus jenis Suzuki Ertiga warna putih kepada pemiliknya warga Tegal yang Menurut korban, mobil tersebut diambil oleh orang yang merental mobil itu ke Pemalang dan Pekalongan pada 3 Oktober lalu, saat istirahat di hotel dia d suguhi secangkir kopi namun usai meminumnya dia mendadak pusing dan tak sadarkan diri.**Tomo

Wed, 31 Oct 2018 @19:53