BNNP Jateng Musnakan Shabu seberat 1,16 Kg Hasil Sitaan Kurir dari Thailand

image

Semarang.Koranborgol.Com.Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)Jateng memusnahkan  barang bukti berupa Narkotika jenis shabu  sebanyak berat bruto  1,16 kilo gram .

Barang bukti tersebut disita penyidik BNNP Jateng pada saat melakukan pengungkapan tindak pidana peredaran gelap narkotika hasil joint opration BNNP Jateng dengan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang pada beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan pasal 83 UU No 5 tahun 2009 tentang Narkotika dan surat penetapan status barang bukti yang di keluarka oleh Kejaksaan Negeri Semarang maka pada hari ini kami memusnahkan barang bukti Narkotika tersebut .”jelas Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru  di kantornya Jl.Madukoro Semarang  Selasa (24/7/18).

Menurut Heru , Wilayah Jawa Tengah saat ini menjadi sasaran peredaran gelap narkotika jaringan Internasional terbukti barang bukti (BB)Narkota yang di musnahkan tersebtut hasil sitaan dari  tersangka kurir shabu  dari negara Thailand atas nama WILAIWAN BOONYIAM, ( 22 ), WNA. alamat 311/2 Lamphaya Nokhan Pathom-Thailand. 

“BNNP Jateng terus bersinergi dengan semua aparat penegak hukum di Jawa Tengah, termasuk bea dan Cukai, untuk menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke wilayah Jateng. “beber Heru. 

Di katakanya ,Dalam rentang periode Januari-Juli 2018 BNNP telah menyita  7,65 Kg sabu yang berpotensi merusak lebih dari 40.000 jiwa. Narkotika tersebut disita dari 21 tersangka, 6 diantaranya tersangka wanita dalam 10  Laporan Kasus Narkotika (LKN) yang telah ditangani. Juga telah ditangani 2 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari bisnis Narkotika yang melibatkan 6 tersangka dan sudah disita. 

Selain itu berbagai aset meliputi tanah dan rumah, sepeda motor, emas batangan, uang tunai dan properti lainnya dengan total aset Rp 1,6 M. Perkara-perkara tersebut sudah ada yang berkekuatan hukum tetap .dan masih ada yang sedang disidangkan di pengadilan . 

“Terkait tersangka  kurir Narkotika dari Thailand ini Ia di  jerat  dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.”tandas Heru.**(Tomo)

Tue, 24 Jul 2018 @15:49
Tags: bnn