Terkait Tewasnya Tahanan PN Rembang, Tim Reskrim Gelar Pra Rekontruksi Didalam Rutan

image

 REMBANG,Koranborgol.com - Untuk mengetahui kronologi kematian Edo Ibnu Darmanto (27) tahanan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rembang yang diduga meninggal akibat dianiaya di dalam rutan.Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rembang menggelar pra rekontruksi Sabtu (5/5/2018)

 Pra rekonstruksi digelar secara tertutup didalam rutan Kelas II B Rembang dan dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Kurniawan Daeli bersama seluruh anggotanya

 Kepada wartawan AKP Kurniawan Daeli mengatakan tujuan dilakukannya pra rekontruksi itu untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap kasus kematian tahanan tersebut

 "Sejauh ini kami belum bisa menyimpulkan. Yang jelas ini untuk menentukan langkah langkah selanjutnya," terang Kurniawan usai melakukan pra rekontruksi

 Saat ditanya mengenai jumlah saksi dan siapa saja saksi yang sudah diperiksa, ia mengatakan bahwa ada sebanyak 9 saksi yang sudah dicecar pertanyaan oleh pihak kepolisian

 "Untuk saat ini ada 9 saksi yang sudah diperiksa. Yakni mulai dari pegawai rutan dan tahanan,"bebernya

 Sementara itu saat disinggung mengenai ada tidaknya saksi dari pejabat pengadilan yang juga turut diperiksa Pihaknya hanya memberikan keterangan jika hal itu masih dalam tindakan selanjutnya.

 "Kalau itu kita (meriksa saksi pengadilan) masih dalam langkah selanjutnya,"pungkasnya.

 Perlu diketahui Edo Ibnu Darmanto (27) adalah warga Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul Kidiri Jawa Timur menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (27/4/2018) di RSUD Dr. Soetrasno setelah selama sepekan dirawat di rumah sakit setempat dengan dugaan tindakan kekerasan di dalam rutan .Korban saat itu masih berstatus tahanan majlis hakim pengadilan negeri yang dititipkan di Rutan Kelas IIB dengan kasus kecelakaan lalu lintas pada bulan Oktober 2017 lalu di Clangapan Kecamatan Rembang.

 Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan kendati status korban saat itu masih menjadi tahanan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rembang namun saat dilakukan outopsi di Kamar Mayat RSUD dr R Soetrasno oleh tim Dokkes Polda Jateng hingga selesai .Tak ada satupun pejabat Pengadilan yang menunggu jalannya otopsi hingga penyerahan jenazah kepada keluarga korban untuk dibawa ke rumah duka .(Hasan Yahya)

Sat, 5 May 2018 @20:38