Oknum Mahasiswanya Terlibat Narkoba,Ini Kata Humas Undip

image

Semarang.Borgol.Com-Universitas Diponegoro (Undip) ahirnya bicara terkait ada mahasiswanya yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Namun di tegaskan terkait kasus yang melibatkan CPI (22), mahasiswa semester delapan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) tersebut adalah tanggung jawab pribadi dan tidak ada hubungannya dengan universitas.

 “Benar oknum mahasiswa yang ditangkap itu masih tercatat sebagai mahasiswa aktif, semester delapan dan sedang dalam proses skripsi. Kami baru tahu kabar penangkapan itu dari media dan sudah konfirmasi langsung dengan pihak BNNP intinya kami tidak diam.” Ujar  Kepala UPT Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno, saat memberikan keterangan pers di ruang sidang Widya Purbaya, Undip, Tembalang, Kamis (5/4/18).

Menurutnya,Setelah mendapatkan konfirmasi dari BNNP Jateng, pihak universitas kata dia langsung meninjau data akademik dan non-akademik dari CPI. Hasilnya diketahui bahwa CPI bukanlah mahasiswa yang aktif dalam keorganisasian di kampus.

 “Kami Sudah tinjau data akademik dan non-akademiknya. Saya juga sempat berbicara langsung dengan yang bersangkutan, . Kasus ini menjadi tanggung jawab pribadi, tidak ada kaitannya dengan institusi,”ungkapnya.

Di tegaskan Nuswantoro , apa yang telah dilakukan oleh oknum mahasiswa tersebut sudah mencoreng nama baik institusi. Perbuatan oknum mahasiswa itu juga kontradiktif dengan upaya Undip yang menggalakkan program mendukung pemberantasan narkoba, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat yang selama ini terus di dengungkan .

Pihak Undip juga mendukung proses hukum terhadap oknum mahasiswa tersebut dan tidak akan mengintervensi BNNP Jateng.

“Kami dari Pihak kampus menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus penyalahgunaan narkoba tersebut kepada BNNP Jateng. Tidak akan ada intervensi dari institusi terkait kasus tersebut. Bahkan tidak akan ada pendampingan kepada oknum mahasiswa berinisial CPI tersebut.”tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, CPI (22) mahasiswa FPIK Undip asal Bandung ditangkap BNNP Jateng terkait kasus penyalahgunaan narkoba. CPI ditangkap saat keluar dari warung makan di Jalan Tirto Husodo Timur, Pedalangan, Banyumanik, Kota Semarang, pada Senin (26/3),sekitar pukul 21.30.

Setelah digeledah ditemukan sebuah amplop warna putih yang di dalamnya terdapat sembilan butir ekstasi berbungkus plastik.

Ekstasi tersebut ternyata dibeli oleh CPI dari Belanda melalui situs online dan pembayaran menggunakan bitcoin. Hasil pemeriksaan menyebutkan CPI hanya bertindak sebagai pengguna dan belum ada indikasi CPI mengedarkan ekstasi tersebut.**Tomo

Fri, 6 Apr 2018 @05:22
Tags: bnnp