Unit Reskrim Polsek Bontomarannu , Tangkap Pelaku Penganiayaan

image

GOWA,KORANBORGOL.COM _  Untuk menekan budaya membawa senjata tajam yang dilakukan warga di Wilayah Hukum Polres Gowa Kapolres Gowa AKBP. Shinto Silitonga SIK,.MSi memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan tindakan tegas dan tidak memberikan penangguhan penahan terhadap setiap pelaku penganiayaan.

Terkait hal itu Kapolsek Bontomarannu AKBP. Robert Naro langsung tancap gas dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku penganiayaaan terhadap warga BTN Putri tunggal beberapa waktu lalu, kemudian rabu siang (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita telah dilakukan gelar kasus itu.

Kejadian beawal pada Sabtu (10/02/2018) sekitar pukul 01.30 Wita personil Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Ipda Nurman SH mendapat informasi dari warga bahwa tersangka ADL  (31) , warga Patalassang Kab Gowa sedang berada dirumahnya di Dusun Tasilli Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.

Saat itu juga kanit Reskrim Ipda. Nurman, SH langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan, selanjutnya anggota bergegas menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang tidur didalam rumahnya .

Selanjutnya dilakukan Interogasi terhadap pelaku tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan dan pelaku mengatakan senjata tajam berupa sebilah parang tersebut disembuyikan dirumah keluarganya di Dusun Sumbarrang Desa Borongpalala Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.

Tersangka lalu dibawa ketempat yang ditunjuk di desa borong palapa kec pattallassang dengan pengawalan ketat oleh anggota, namun dijalan tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri sehingga dilakukan tembakan peringatan keudara .

 Namun hal itu tidak diindahkan oleh pelaku, sehingga dilakukan tindakan tegas oleh anggota kepolisian kemudian pelaku diamankan dan selanjutnya dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis dan selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Somba Opu.

Motif pelaku menganiaya korban Dedy Usman Bin Usman Umur 51 warga Btn. Putri tunggal Blok C No. 4 Dusun Tassilli Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa dikarenakan pelaku sakit hati atas tuduhan terhadap istri pelaku telah melakukan pencurian di toko korban.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 351 Ayat (2) KUHP dengan Ancaman 5 tahun penjara dan pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 serta telah beberapa kali melarikan diri saat dilakukan penangkapan Kapolres Gowa AKBP. Shinto Silitonga saat dikonfirnasi atas tindakan tegas tersebut membenarkan atas tindakan tegas yg dilakukan personil karena ybs ingin kembali melarikan diri.

“Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa “, kata Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,.MSi  melalui selulernya. **WA / Dg Tompo

Fri, 23 Feb 2018 @08:35