Asintel Kejati Jateng : Jika Kita Bekerja Profesional, Batasan Waktu Bukan Halangan

image

SEMARANG,KORANBORGOL.COM _ Ketua Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D ) Kejati Jateng, Bambang Haryanto,SH,MH, menyatakan, terkait program TP4D pihaknya sudah melakukan trobosan untuk mengumpulkan para kepala desa maupun lurah.

“Selanjutnya mereka diberikan penjelasan agar mampu menjalankan tugas serta mengelola dana yang dimiliki secara prosedural, Salah satu kerawanan penyimpangan itu ada di dana desa. Karena setiap desa menerima bantuan senilai miliaran rupiah,” katanya saat ditemui koranborgol.com pada Rabu (14/02/18) diruang kerjanya.

Disinggung terkait kesiapan kejaksaan tinggi jateng menjelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 di jawa tengah ini, mantan Kajari Tenggarong ini mengaku siap menerima limpahan berkas terkait pelanggaran pilkada nantinya.

“Kita siap menerima berkas yang ada , kalau memang nantinya ada pelanggaran dalam berjalannya pilkada tahun ini. Dan masalah waktu 14 hari yang diberlakukan untuk menyelesaikan proses pelanggaran pemilu, saya rasa cukup jika kita bekerja dengan professional , kita yakin baik KPU,Bawaslu serta para penyidik kepolisian dan kejaksaan akan mampu bekerja”, kata Bambang.

Asisten Intelijen Kejati Jawa Tengah ini juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, jangan sampai kita golput.”Sebagai warga Negara yang baik, mari kita gunakan hak pilih kita dengan baik dan cerdas. Jangan sampai golput, dan saya titip kepada masyarakat jateng jangan mudah terpancing berita hoax atau isu-isu yang tidak jelas dalam masa pilkada ini, mari tetap jaga kondusifitas dan ketentraman di jawa tengah ini”, pungkasnya. **SEFRIN

Sat, 17 Feb 2018 @11:12