Hendak Beraksi Dua Begal Dikejar Polisi Satu Tewas Nyemplung Ke Jurang

image

 

REMBANG,BORGOL.Com _ Agus alias Jabrik (37) tahun warga Desa Kauman Kec Lasem tewas jatuh kejurang di Desa Langgar Kec Sluke saat melarikan diri dari kejaran polisi Jum,at 21.30 WIB

Berdasarkan informasi yang dihimpun pengejaran oleh dua anggota Polsek Sluke itu dilakukan lantaran adanya laporan dari pengemudi truk colt diesel yang curiga terhadap Agus pengendara sepeda motor RX King dengan Nomor Polosi.K 4555 KE dan pemboncengnya bernama Rahmad warga RT 08 RW 04 Desa Soditan Kec Lasem yang berulangkali berusaha menghentikan truk secara paksa

Suparman warga Air Bang Kec Rejang Lebong Bengkulu sopir truk colt diesel dengan Nomor Polisi BD 8653 KE kepada mediatajam.com menceritakan bahwa dirinya akan mengantarkan barang atau perabotan rumah tangga dari Bengkulu menuju Jember Jawa Timur

“Setelah sampai di lampu merah Lasem, tiba tiba ada motor yang mengiringi saya. Terlebih mereka menyuruh untuk berhenti,” katanya.

Tak sampai di situ, pelaku juga mendekati bahkan mengiringi hingga kecamatan Sluke demi melancarkan aksinya. Namun korban masih tetap mengemudikan truknya lantaran curiga, bahwa pelaku membawa senjata tajam yang diselipkan di punggungnya

Mereka menyuruh berhenti empat kali. Namun saya tetap melanjutkan perjalanan. Sebab saya curiga, dipunggungnya ada senjata tajamnya.  Dan sesampainya di area Sluke saya langsung melaporkan hal ini ke Polsek terdekat,” ungkapnya.

Setelah melapor ke Polsek Sluke, sontak  jajaran kepolisian yang sedang piket atas nama Bripka Didik dan Bripka Dodik lalu mengejar pelaku dengan menggunakan mobil Police Backborn dengan ditemani korban sambil menunjukan arah pelaku.

Dalam pengejaran itu, yang awalnya pelaku kabur ke arah timur tiba tiba berbalik arah. Dan akhirnya polisi dan pelaku sempat berpasasan di wilayah Jati Sari. Saat itu aksi kejar kejaranpun terjadi

“Awalnya kita mendapatkan laporan pada jam 21.30 WIB tadi malam. Saat itu juga kami mengejar ke timur, namun mereka belok arah ke barat. Nah, saat berpasaan di area Jatisari (arah barat), kita sempat memberhentikannya sebanyak dua kali. Yakni di epan SD dan BRI,” kata Bripka Didik petugas piket Polsek Sluke.

Seruan polisi tersebut tak dihiraukan oleh pelaku. Justru mereka berdua masih menggeber kendarannya dengan kekuatan penuh

“Setelah itu, kita mengahadangnya di pertigaan Sluke arah desa Langgar. Namun, mereka masih tak menghiraukan dan menuju ke atas (desa Langgar),” paparnya.

Tak berhenti di situ, polisi lalu memberhentikan pelaku di area gapura desa Langgar. Dan akhirnya kedua pelaku turun dari kendarannya.

“Saat sama sama berhenti, tiba tiba salah satu dari mereka (Agus) menodongkan clurit. Kamipun dengan tenang menghadapi itu,” bebernya.

Namun ketenangan petugas itu justru membuat kalap pelaku. Sehingga palakupun menghampiri petugas dengan sikap siap untuk membacok. Akan tetapi petugaspun tak kehilangan akal dan akhirnya memberikan tembakan peringatan ke atas.

“Saat kita berikan tembakan peringatan ke atas, salah satu dari mereka (Agus) justru melairikan diri sambil melemparkan senjatanya. Dan akhirnya terjerumus ke jurang didiga tidak mengetahui medan,” paparnya.

Sementara itu, pelaku lainnya atas nama Rahmad dapat ditangkap polisi dengan tanpa perlawanan.sedang jasad pelaku (Agus) yang terjerumus jurang dapat ditemukan polisi pada Sabtu (3/6/2017) dini hari.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengimbau kepada semua warga Rembang khususnya para pengguna jalan panatura umumnya untuk tidak ragu ragu melaporkan kejahatan ke polisi.

“Bilamana mereka mengalami kejadian serupa, maka segeralah melaporkan ke Polsek terdekat. Dan bilamana disuruh berhenti, maka jangan mau dan kencangkan saja kekuatan kendaraan itu hingga menjumpai Polsek terdekat untuk segera malapor dan meminta bantuan ,”himbaunya.**Hasan Yahya

Sat, 3 Jun 2017 @13:13