Dana BOP Paud Segera Turun, Bupati Minta Penggunaan Sesuai Peruntukannya

image

REMBANG,BORGOL.COM _ Ratusan perwakilan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Rembang tahun 2017 ini segera menerima Dana Oprasional Penyelenggara (BOP) sebesar Rp 16 Miliar.

 Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter PAUD dan PNF, Sujatmiko, di sela-sela sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan BOP PAUD 2017 di pendopo Museum Raden Ayu Kartini, Selasa (11/4),mengatakan, besaran dana didapat berdasarkan perhitungan jumlah siswa PAUD. "Dari 732 lembaga, yakni 26.809 anak dan satu anak perhitungannya mendapat Rp.600 ribu," jelasnya.

Dana bantuan itu, kata dia, akan digunakan untuk tiga komponen, minimal 50 persen dari dana BOP PAUD untuk menunjang kegiatan bermain dan pembelajaran seperti peralatan pembelajaran. Sedangkan maksimal 30 persen untuk kegiatan pendukung salah satunya untuk penyediaan makanan sehat, dan maksimal 15 persen untuk kegiatan lainnya seperti perawatan sarana dan prasarana dan membayar listrik dan internet.

Bunda PAUD Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz, menambahkan, dengan adanya bantuan tersebut diharap dapat meringankan beban pendidikan bagi orang tua siswa. Sehingga lembaga PAUD yang menerima diminta untuk mempergunakan dana BOP tersebut sesuai peruntukkannya. Hasiroh juga memastikan tidak ada praktek pungli dalam penyaluran dana bantuan tersebut.

Sebab, uang dari Bank langsung ditransfer ke rekening lembaga. "Jangan percaya jika ada seseorang yang mengatakan ini (BOP) ada potongannya. Misalnya potongan untuk pak Bupati atau kepala dinas,itu tidak ada," tegasnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, berpesan, jika ada yang berniat memanfaatkan BOP tersebut tidak sesuai peruntukannya, dirinya meminta untuk segera melaporkan ke Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Akhsanudin. Pasalnya hal tersebut sudah masuk dalam kategori pungutan liar dan bisa ditindak lanjuti oleh Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).**Hasan Yahya

Wed, 12 Apr 2017 @14:59