Sehari Dua Nyawa Pemotor Melayang Ditabrak Bus

image

TKP tempat korban di tabrak bus. 

REMBANG,BORGOL.COM _ Dua pengendara sepeda motor masing - masing bernama Abdul Arifin (40) tahun warga Desa Blimbing Kecamatan Sluke dan Daryanto (45) tahun warga Desa Sumbersari Kec Kragan menjadi korban kecelakaan di Jalur Pantura Rembang Timur kedua korban pengendara sepeda motor tersebut mengalami kecelakaan di dua tempat kejedian berbeda Jumat ( 24 Febuari 2017 )

Berdasarkan informasi yang dihimpun korban pertama bernama Arifin mengalami kecelakaan di jalur pantura Sluke, tepatnya masuk wilayah Desa Leran, korban nyawanya tak tertolong setelah ditabrak Bus PO Gunung Harta.dengan Nomor Polisi N 7177 UA dikemudikan Machmud (41) warga Cepokomulyo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang yang melaju kencang dari arah (timur) Surabaya menuju Semarang

Saat bus menyalip kendaraan yang belum dikenal di depannya pada saat bersamaan korban yang mengendarai sepeda Honda Verza dengan nopol K 3690 LM melaju dari arah barat. Karena jarak antara dua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakanpun tak dapat dihindari . Akibat peristiwa itu Arifin meregang nyawa di rumah sakit Jumat (25/2) dini hari akibat luka di wajah dan patah kaki.

Siang harinya atau sekitar pukul 13.00 WIB, kecelakaan memilukan terjadi di Jalan Pantura wilayah Desa Sumbersari Kecamatan Kragan. Guru dan murid ditabrak bus PO Jaya Utama L 7743 UV yang dikemudikan Budi Santoso (37) warga Desa Ngambeg Kecamatan Pucuk, Lamongan.

Bus ini menyalip sebuah kendaraan tak dikenal yang melaju searah di depannya. Namun di depan kendaraan tak dikenal itu, juga melaju searah sepeda motor Yamaha Super Deluxe K 3721 BD yang dikemudikan Daryanto (45), guru, dan diboncengi muridnya Aliya Putri Nur Aida (10).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dihimpun jajaran satlantas Polres Rembang pemotor belok kanan tiba-tiba, sehingga karena jarak sudah dekat akhirnya bus Jaya Utama menabrak sepeda motor Super Deluxe. Daryanto terjatuh dan terluka parah di bagian kepala, sedangkan Aliya kritis.

Guru yang sebelum kecelakaan itu sedang dalam perjalanan mengantar Aliya ke sekolah guna persiapan lomba, akhirnya meninggal di rumah sakit pada Jumat (24/2/2017) malam. Sementara Aliya, menurut informasi, kini masih kritis dan dirawat di RS Malang.

 Kanit Laka Satlantas Polres Rembang Iptu Muhammad Karim menyatakan sudah mengamankan bus berikutn sopir di Makolantas Polres Rembang guna penyelidikan kasus kecelakaan tersebut secara lebih lanjut.

 “Kami menghimbau kepada para pengguna jalan baik s agar selalu waspada saat mengendarai kendaraan di jalan raya . Jangan memaksakan menyalip pada jarak tidak aman dan jangan berganti arah secara tiba-tiba atau pastikan jarak aman sebelum berganti arah,”ungkapnya.**Hasan Yahya

Sun, 26 Feb 2017 @16:27