Presiden Jokowi Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di Pekalongan

image

(kanan) Presiden Jokowi, Habib Ulthfi Bin Yahya dan Habib Ja'far Al Kaff saat menuju lokasi acara

PEKALONGAN,BORGOL.COM _ Presiden Jokowi menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersama Habib M. Lutfi Bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan pada hari Minggu (8/01/17).

Jika biasanya orang nomor satu selalu mengenakan pakaian formal dalam kunjungan kerja. Jokowi mengenakan sarung dan sandal selop hitam.

Presiden mengenakan pakaian itu sejak berangkat melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.30 WIB.

Setibanya di Kota Semarang, Jokowi dan rombongan langsung bertolak menuju Kota Pekalongan dengan menggunakan Helikopter Super Puma milik TNI AU.

Dalam acara tersebut Presiden Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

Dalam sambutannya, presiden Jokowi menyampaikan jika kita bangsa Indonesia dianugerahi Allah bermacam-macam itu anugerah yang wajib disyukuri dan harus dijaga. Kesatuan kita beda dengan negara lain. “(Negara lain) hanya 1 suku, kita punya 700. Patut disyukuri kekuatan kalau kita bisa membangun kesatuannya,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Keakraban Jokowi dengan ulama yang kerap didatangi pesohor negeri ini sangat tampak sejak keduanya bertemu. Tangan kanan Habib Luthfi pun menggandeng mantan Gubernur DKI saat berjalan menuju lokasi kegiatan.

Usai acara, Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan dan Pemberian Makanan Tambahan kepada sejumlah masyarakat yang ada di Pekalongan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pekalongan Utara. Jokowi akan menyaksikan penyerahan kapal ikan kepada nelayan.**HASAN YAHYA / IBNU W

 

 

Mon, 9 Jan 2017 @01:20