Pengukuhan Satgas Saber Pungli Kab.Bandung

image

KAB.BANDUNG,BORGOL.COM _ Pengukuhkan Tim Satuan Tugas (Satgas) sapu bersih (Saber) pungutan liar (Pungli) tingkat Kabupaten Bandung, diresmikan oleh Bupati Bandung, H. Dadang M Naser SH. S.Ip M.Ip.  Pengukuhan tersebut sebagai komitmen pemerintah dalam memberantas tindakan pungutan liar yang terjadi di Kabupaten Bandung.

“Tim Saber Pungli ini sudah beroperasi sejak beberapa waktu lalu, melibatkan beberapa unsur FKPD (Forum Koordinasi Kepala Daerah), antara lain dari Polres Bandung, Kejaksaan Negeri, Kodim (Komado Distrik Militer), Denpom (Detasemen Polisi Militer), Badan Kesbangpol, Inspektorat, dan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Diharapkan Satgas Saber Pungli efektivitas kerja maskimal. Serta sebagai informasi kepada publik,  bahwa pemberantasan  pungli di seluruh wilayah, baik instansi pemerintah maupun swasta di Kabupaten Bandung akan lebih serius. Hal itu dikatakan Bupati usai acara pengukuhan di Gedung Moch. Toha Soreang.

Pemberantasan pungli tidak berdasarkan jumlah nominal. Sebab berapa pun nominal pungli, baik di layanan publik pemerintahan atau swasta, tetap  ditindak. Oleh sebab itu Tim Satgas  Saber Pungli akan menindak pelaku pungli tanpa melihat nominalnya.

Kehadiran Tim Satgas Saber Pungli, sebagai komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya akselerasi clean government dan good governance di Kabupaten Bandung bisa terwujud. Khususnya untuk pelayanan terhadap masyarakat.

Ada 4 fungsi Tim Satgas ini, yakni intelejen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi. Selain itu lanjut bupati, Tim juga memiliki wewenang untuk membangun system dan standar operasional dan pemberantasan pungli. Serta diharapkan masyarakat juga berkomitmen membiasakan menjalani proses resmi dan bukan malah ‘melegalkan’ pungli.

Menanggapi hal itu, Ketua Satgas Saber Pungli yang dijabat oleh Wakapolres (Wakil Kepala Kepolisian Resort) Bandung Kompol Edwin Apandi, S.IK.,MH mengatakan bahwa dalam menjalankan tugasnya, tim akan bekerja melalui pola pengamatan dengan cara intelejen untuk tindakan selanjutnya. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin dan optimis,  bukan saja pecegahan dan operasi tangkap tangan, bahkan  hingga menghilangkan budaya pungli dan memberi efek jera. Untuk target tertentu sudah ada, dan sedang kami pantau,” katanya.** Tuti

Wed, 28 Dec 2016 @14:42