Kasus Sertifikat di Desa Jatipurwo Terus Diusut Polres Kendal

image

 

Kendal,Borgol.com _ Belum lama ini, tepatnya (16/09) Polres Kendal melalui unit III yang dikomandani oleh IPTU Agil W. SIK, terus mendalami kasus sertifikat di Desa Jatipurwo Kecamatan Rowosari Kendal.

Kasus tesebut diawali dengan memanggil pihak-pihak yang terkait. Jum’at kemaren pihaknya mamanggil lagi  terduga satu beriinisial  (S) dan terduga dua (S) mantan Sekdes serta Kadus Kebonwaru  (K). Menurut hasil pantauan Tim Borgol.Com di Polres Kendal pemeriksaan dimulai sekitar pukul 09.30 yang di tangani langsung oleh Kanit III diruang Penyidikan.

Kasus ini terus  didalami dan dikembangkan karena melibatkan banyak pihak. menurut IPTU Agil W. SIK  kasus yang diduga adanya pemalsuan data dan tandatangan ini melanggar pasal 263 KUHP yang ancaman hukumannya diatas 7 tahun, pihaknya sudah bekerja sama dengan BPN Kendal untuk mendapatkan warkah kopi dari sertifikat 0275.  

Penyidik akan berhati-hati dan  bekerja keras membuktikan adanya dugaan pemalsuan tersebut. Tim Borgol.Com yang memantau kasus ini saat menghubungi pihak Pengadu diluar ruang Penyidikan mendapat informasi bahwa Penyelidik Unit III sangat Kooperatif menangani kasus ini, namun karena Pengaduan  ini sudah cukup lama sejak bulan November 2015, belum ditingkatkan statusnya ke penyidikan maka terkesan lambat.

Berdasarkan bukti=bukti yang sudah ditangan penyidik diperoleh keterangan bahwa dugaan pemalsuan tandatangan dikwitansi jual beli, akta hibah dan lainnya sudah mengarah adanya dugaan pemalsuan tanda tangan Pengadu pada saat mengajukan permohonan penerbitan sertifikat di kantor BPN tahun 2005 melalui program SMS.

Karena pengadu menolak semua tandatangan yang ada di akta tersebut, dan pengadu meminta agar Sertifikat 0275 segera diamankan oleh Penyidik sebagai alat bukti utama kasus ini dan pihak terduga satu berjanji akan menyerahkan sertifikat 0275 atas nama (s) paling lambat  pada hari Selasa, 20 September 2016. saat berbincang dengan Borgol.Com pengadu mengatakan bahwa kasus ini murni kasus hukum dan tidak ada hubungannya dengan masalah apapun yang dikembangkan oleh pihak teradu.

Jadi kasus ini murni kasus hukum  untuk mencari keadilan dan kepastian hukum. Menurut Kanit III pihaknya akan mengusut kasus ini sampai tuntas dan  akan segera melakukan gelar perkara dengan pihak Kejaksaan Negeri Kendal, demikian disampaikan Kanit IPTU Agil. W . SIK di Polres Kendal. **Tim

Sat, 17 Sep 2016 @12:09