Kasus "Penganiayaan" Oknum Polisi Itu Ahirnya Di Persidangkan

image

Suasana Persidangan Di PN Demak dan Foto: terdakwa (AN )  sang oknum Polisi Kanan 

Demak-Borgol.Com-setelah berjuang sekitar 5 bulan Taufik  (31) warga Dukuh Bengkung  RT 1 RW 2  kelurahan Kebunbatur  Demak yang merupakan korban penganiayaan oknum Polisin kini sampai babak baru  di persidangan  Pengadilan Negeri (PN) Demak .

Dan Saat inilah penegak hukum khususnya  PN Demak  di uji apakah nanti benar benar  bisa memutuskan  sesuai harapan masyarakat kecil semoga ,mengingat yang di adili merupakan oknum Aparat   “kami akan terus kawal agar keadilan bisa di tegakan degan  tanpa pandang bulu “ ujar Abu Khoir salah satu pendamping Korban  di PN Demak Rabu (13/9/16) siang .

Menurut Abu,pihaknya  yakin  Hakim akan memutus kasus tersebut dengan seadil adilnya  mengingat  terdakwa (AN  ) oknum Polisi ,kata dia di kampung juga bayak masalah  dan banyak warga yang di buat  kesal oleh prilakunya  “saya kira ini untuk pembelajaran  bagi semua masyarakat  jangan di kira  dia sebagai aparat kebal Hukum, semestinya sebagai  Aparat  harus mengayomi,melindungi bukan malah sebaliknya  jika melanggar hukum ya harus di proses  sesuai aturan Hukum  “tandasnya  .

Senada yang di katakan  korban Taufik ,dia berharap  majlis Hakim bisa  memutuskan  kasus ini dengan se adil adilnya “ aku mong iso nyuwun  keadilan karo pak Hakim  seng salah mugo –mugo di putus salah ,saya hanya bisa minta sama pak hakim semoga yang salah di putus salah  “ujarnya dengan logat Jawa .

Pantauan borgol .com di lokasi  ternyata persidangan  tersebut sudah yang kedua kalinya dengan agenda mendengarkan keterangan korban dan saksi-saksi .selanjutnya  persidangan  akan di gelar lagi pada hari kamis tgl 22 /9/16 .dengan agenda mendengarkan saksi-saksi  dari  pihak terdakwa .

“ terdakwa wajib hukumya untuk hadir pada persidangan  hari kamis mendatang  tidak boleh di wakilkan “ujar Hakim ketua Abdul Ropik SH,MH. Saat menutup sidang .

Seperti di beritakan sebelumnya ,Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Polisi tersebut terjadi pada tgl 24/04/16 yang lalu, berawal dari menghadiri undangan hajatan teman dan pada saat di lokasi sedang  ada  pentas dangdut  lalu taufik bermaksut menyawer  salah satu penyayi  , namun tak tau permasalahannya apa  oknum  polisi ( AN ) yang merupaan anggota Dit Lantas Polda Jateng tersebut mengejar langsung memukuli  dan menyekik  leher korban sampai tiga kali di tiga lokasi .*(Tomo/Abu)

Wed, 14 Sep 2016 @21:32