Balapan Liar Di Kuala Tungkal Resahkan Warga

image

Kuala Tungkal, Borgol.Com _ Aksi Balapan Liar yang dilakukan pemuda di jalur dua Kuala tungkal, membuat resah warga dan pengguna jalan yang melintasi jalur dua tersebut.

 Bahkan aksi balapan liar itu sudah pernah memakan korban hingga luka parah dan patah tulang,namun dalam hal ini para pembalap liar yang tergolong dari pemuda tanggung bahkan ada juga pemuda yang masih sekolah,merasa tidak takut dan jera dengan kejadian kecelaka'an yang pernah terjadi di jalur dua Jalan Parit Gompong Kuala Tungkal kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

 Balapan liar yang menggunakan kendara'an roda dua jenis motor ini,sering dilakukan oleh para pemuda pada malam minggu dan senin sore.yang mana menurut keterangan dari salah satu Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) yang piket pada sa'at itu dikonfirmasi oleh  Koran Borgol.com mengatakan kalau mereka cukup jengkel dan kewalahan dengan aksi para pemuda pembalap liar yang ada.

 "Kami cukup kewalahan dan juga merasa Jengkel dengan ulah mereka,dan kami juga sudah mengusir mereka terus menerus mereka mengulangi perbuatan balapan liar yang bisa membahayakan mereka sendiri."ujar salah satu anggota Satlantas tanjabbarat yang tidak ingin disebutkan namanya.

 Dalam Hal ini dari beberapa Masyarakat dan juga sebahagian pengguna Jalan mengatakan pada Koran Borgol.com kalau mereka sangat terganggu dengan adanya aksi balapan liar tersebut,bahkan pengguna jalan seperti kendara'an roda empat jenis Mobil mengkhawatirkan jika mereka melintas di jalure dua tersebut pada sa'at mereka melakukan balapan.

 "Kami khawatir melintas di Jalur dua itu pada sa'at mereka melakukan aksi balapan,yang kami takutkan mereka atau kami bersenggolan atau bertabrakan dengan mereka,karena pada sa'at kami melintas tadi pakai mobil mereka dengan laju kencangnya menyalip didepan kendara'an kami sehingga terpaksa kami mengerem mendadak dan memperlambat laju kendara'an,"ujar sopir mobil truk.

 Ditambahkan oleh warga."kami sangat tergangu dengan adanya balapan disini suara mesin kendara'an sangat lah bising membuat kami tidak bisa istirahat dengan tenang", ungkap salah satu warga.

 Khawatir takut nanti nya akan terjadi musibah kecelakaan, yang bisa berakibat fatal hingga timbulnya korban nyawa "Adi" sebagai Ketua dari Aliansi LSM TAJAM angkat bicara dengan mengatakan pada Koran Borgol.com, agar dalam hal ini Bupati Tanjabbarat khususnya Pemda,diminta supaya menambah alat pembatas kecepatan pada dua jalur ruas jalan di Jalur dua tersebut.

 "Diminta pada Bupati Tanjabbarat khususnya Pemda untuk menambahkan, sleeping policeman yaitu Alat Pembatas Kecepatan (APK),dimana bentuknya dapat dideskripsikan sebagai  ‘bagian permukaan jalan yang ditinggikan secara melintang dan difungsikan sebagai penghambat laju kendaraan‘, untuk menghindari aksi Balapan Liar dan mengurangi terjadinya kecelaka'an."tegas nya.**Ahmadi

Mon, 8 Aug 2016 @20:44