Ketua Komisi C DPRD Kudus, Ketangkap Lagi Karena Sabu

image

 

SEMARANG,BORGOL.COM _ Ketua Komisi C DPRD Kudus berinisial AI yang sebelumnya pernah digerebek oleh anggota Direktorat Narkoba Polda Jateng di sebuah rumah di Perumahan Tamansari Majapahit, Pedurungan, Kota Semarang pada Sabtu, 4 Juni 2016 lalu kini kembali ditangkap dengan kasus serupa.

Kali ini AI ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Senin malam, 25 Juli 2016, saat sedang nyabu. Ia ditangkap bersama seorang perempuan bernama VR di perumahan Puri Anjasmoro Blok N 3, Semarang Barat, Jawa Tengah.

Untuk kali ini Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah sudah menetapkan tiga orang tersangka, terkait kasus yang menimpa Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus, Agus Imakudin atas penyalahgunaan narkoba.

Tiga orang tersangka diantaranya Agus Imakudin Ketua Komisi C DPRD Kudus, NAE warga asal Ds. Sunggingan Kabupaten Kudus yang merupakan sopir dari Agus dan F warga asal Barongan, Kabupaten Kudus.

Sedangkan satu orang saksi yakni seorang perempuan berinisial VR warga asal Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. VR diketahui bersama Agus saat petugas BNNP Jateng melalukan penangkapan pada Senin (25/7) lalu di daerah Puri Anjasmoro Semarang.

“AI (Agus Imakudin) akan diterapkan Pasal 127 UU Narkotika, yang bersangkutan akan diassesment oleh Tim Assesment Terpadu (TAT). Proses hukum masih berlanjut. Ini keberhasilan dari jajaran anggota BNNP Jateng untuk memutus jaringan narkoba,” kata Kepala BNNP Jateng, Kombes Pol Tri Agus Heru Prasetyo, saat menggelar Press Release di Kantornya, Rabu (27/7).

Pada kesempatan tersebut, tersangka Agus Imakudin tidak dihadirkan oleh pihak BNNP Jateng. Menurut Tri Agus, tersangka yang juga seorang politisi dari partai PDI Perjuangan itu sedang dalam tekanan atau depresi atas kasus yang menimpanya.

“Yang bersangkutan (Agus Imakudin) stres, saya kira wujud dari penyesalan. Sehingga tidak bisa kita hadirkan disini. Sedangkan VR masih berstatus saksi, karena saat dites urine dinyatakan negatif,” terang Tri Agus.

Sementara, sopir dari Agus Imakudin berinisial NAE berperan sebagai perantara. Ia akan dikenakan Pasal 112 ayat 1 jo 114 ayat 1, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menurut petugas BNNP Jateng , saat digerebek di sebuah rumah di Puri Anjasmoro pada Senin sore, AI kaget dan mengira petugas yang menggerebeknya adalah anggota dari Direktorat Narkoba Polda Jateng. "Waktu kami gerebek itu dia kaget, dia pikir kami anggota dari Narkoba Polda Jateng. Dia sempat bertanya, jadi saya mau dibawa ke Polda nih," ungkap petugas itu. **SIW

Fri, 29 Jul 2016 @10:42