Eksekutor Pembunuhan Yazid Ternyata Mantan Kekasih Pertama Istri Kedua Korban

image

KUALA TUNGKAL,Borgol.com _ Jajaran  Polres Tanjung Jabung Barat berhasil mengungkap pelaku pembunuhan berencana terhadap M. Yazid (65) yang mengegerkan warga Tanjung Jabung Barat pada 29 Juni 2016 lalu, di perkebunan sawit miliknya di Dusun Sungai Langir, Desa Badang RT 05, Kecamatan Tungkal Ulu.


Keberhasilan ini tidak luput dari arahan Kapolda Jambi Brigjen. Pol. Drs. Yazid Fanani, MSi dengan di Back Up Ditreskrimum Polda, Polres Merangin dan Polres Sarolangun.

Dalam kasus pembunuhan ini,  perencana ditengarai adalah istri kedua korban berinisial NN (46) dengan melibatkan dua eksekutor dari luar daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Tersangka NN sebagai otak pelaku pembunuhan terhadap suaminya sendiri, motifnya karena sakit hati dengan korban yaitu masalah pribadi,  dan mengaku sering disakiti oleh korban," beber Kapolres AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH kepada sejumlah awak media saat memberikan keterangan pers di Mapolres, Kamis (14/7) sore.

Berdasarkan hasil pemeriksaan demikian kata Kapolres, NN mengaku tidak tahan dengan perlakuan korban ditambah lagi korban berencana ingin menikah lagi dengan wanita lain yang berdomisili di Desa Badang. Lalu NN meminta bantuan kepada HR yang tidak lain mantan pacar pertama NN, untuk melampiaskan sakit hatinya.

"Pembunuhan ini sudah direncanakan sekitar 2 bulan yang lalu oleh NN dengan dibantu oleh mantan pacar pertamanya HR yang tinggal di Merangin, sebelum akhirnya menghabisi suaminya Yazid," ujar Kapolres lagi.

Terungkapnya kasus ini berkat kerjasama yang baik antara kepolisian dengan bantuan masyarakat, sehingga dari keterangan awal polisi mengamankan pelaku berinisial SY (37) yang tidak lain anak buah korban dan NN (46) istri korban.  SY ini berperan sebagai petunjuk jalan dan mempersiapkan peralatan untuk memperlancar aksi pembunuhan. Dari  keterangan SY  didapat informasi bahwa yang menyuruhnya adalah NN.

NN  diamankan pada hari Sabtu pagi  (3/7) dan dibawa ke Mapolres dari rumahnya di Merlung. Selain mengamankan kedua tersangka tersebut,  Polisi juga berhasil menangkap pelaku lainnya yakni HN (42) dan AH (33) yang berperan sebagai perantara dan menyiapkan peralatan. HN ditangkap di Merangin pada hari Minggu (4/7), sedangkan AH ditangkap di perbatasan Sarolangun dengan Propinsi Sumsel pada hari yang sama. Sedangkan dua tersangka lainnya  HM dan HR yang diduga sebagai eksekutor berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian," ungkapnya.  

Selain menangkap empat pelaku, polisi menyita barang bukti di TKP berupa berupa 1 buah Senpi rakitan + 3 amunisi (diduga milik HR), HP 5 buah, terpal, tali, cangkul, tangkai dodos (kayu bulat), 1 bilah Golok, helm, tas serta Uang tunai sisa pembelian BBM sebesar 200.000 an HN untuk pulang ke Merangin.

"Terpal, tali dan cangkul ini yang ditemukan di TKP rencananya digunakan untuk  membungkus jasad korban dan ditanam, namun keburu ketahuan, sehingga urung dilaksanakan," tambah Kapolres.

Berdasarkan pengakuan NN, tersangka HM  dan HR sekitar pukul 17.00 Wib, menerima uang bayaran Rp 20 juta dari NN setelah selesai melancarkan aksinya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini keempat tersangka mendekam di tahanan Mapolres Tanjung Jabung Barat.

"Keempat pelaku akan dijerat Pasal 340 KUHP atau 338 JO 55, 56 KUHPidana tentang pembunuhan berencana sesuai dengan perannya dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun" pungkas Kapolres.**Adi/fe

Sun, 17 Jul 2016 @07:45
Tags: jambi polda