Sutini Keluhkan Mahalnya, Buat SIM C Di Grobogan

image

 

Grobogan, Borgol.Com _ Pelayanan pembaruan SIM,C atau perpanjangan yang dilakukan jajaran kepolisian Polres Grobogan Jateng  semakin diperketat,dari pantauan tim Borgol dalam pembuatan SIM,A,B,Dan Sim,C jajaran kepolisian yang bertugas dalam pelayanan lebih prosudural.

 Salah satunya,untuk pemohon pembuatan SIM baru maupun perpanjangan para pemohon sebelum masuk ruang Sim terlebih dahulu pemohon atau masyarakat harus mengambil kartu tamu atau pemohon Sim baru atau Perpanjangan dengan melapor diruang masuk pintu Sim.

 Pemohon diminta  memakai tanda pengenal tamu sebagai pembuat Sim baru maupun perpanjangan yang bertujuan untuk dapat mebedakan para pemohon SIM. bagi Pebuat Sim baru memakai kartu tamu berwarna merah baik SIM,A,B dan C.sedangkan perpanjangan pemohon memakai kartu hijau.

“Aturan ini sudah diterapkan oleh Polres Grobogan kurang lebih hampir empat tahun”, terang Baur Sim Aiptu.Tukijo saat dikonfirmasi Borgol.Menurutnya dalam pelayanan sudah tentu sesuai aturan,para pemohon Sim baru juga harus praktek yang sudah disediakan ruang praktek,seperti ruang kesehatan,uji praktek motor baik roda dua maupun empat semua kita sediakan.

Dan sekarang ruang duduk para pemohon lebih rapi,namun sedikit yang disayangkan mengenai biaya pembuatan SIM yang mahal. Salah satu pemohon SIM yang ditemui Borgol SUKINI 35 tahun asal Desa Gubug, mengatakan bahwa dirinya dalam pembuatan Sim C untuk praktek di LPK Sahara dikenakan biaya Rp.235,000 terus tes kesehatan Rp.30.000 sedangkan bayar Bank Bri Rp.80.000.

“Padahal saya melihat dipapan pengumuman diruang tugu Sim hanya dikenakan biaya Bank Bri Rp.75000, jadi dengan total biaya Rp.345.000 itupun saya juga tes sesuai aturan”, ungkap sukini.

Mengapa lebih mahal biaya tersebut, apa lagi roda dua harus pakai sertifikat Lembaga Penddikan Khusus segala, bukanya itu diperutukan untuk SIM A. apalagi saat selesai Photo SIM tidak langsung jadi alasanya materal kartu Sim nya habis harus menunggu panggilan kalau sudah jadi kurang lebih dua minggu, tambahnya.

Dari pihak kepolisian hanya memberikan surat jalan sementara yang dibatasi hingga berlaku bulan Desember 2016 untuk dipergunakan sesuai surat yang ditanda tangani oleh kanit lantas IPTU.UNTUNG untuk dipergunakan selama menunggu Sim masih dalam Proses.

“Kita sebagai masyarakat  menyayangkan layanan tersebut, karena jajaran Polres Grobogan tidak menempel pengumuman pemberitauan adanya kartu Sim yang tidak bisa langsung jadi agar pemohon tidak kecewa atas pelayanan tersebut”, komentar salah satu  pemohon SIM yang tak mau di sebut namanya kepada Borgol.**MT

Wed, 13 Jul 2016 @08:50