Selama Ramadhan Sat Lantas Polres Gowa Tilang 150 Pelanggar

image

GOWA, BORGOL.COM _ Selama Bulan Suci Ramadhan Satuan Sat Lantas Polres Gowa, Berhasil  Menilang Pelanggar & Balap Liar  kurang lebih sekitar 150 unit  kendaraan roda dua tindakan ini sudah sesuai prosedur,  dalam undang - undang Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Surat tilang dibagi menjadi dua macam untuk pelanggar, yaitu surat tilang warna biru dan warna merah.

 
Masing-masing surat tilang tidak sama, baik dari segi hukum dan segi warna,
adapun perbedaan surat tilang warna biru dan warna merah. Surat tilang warna merah artinya kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (artinya ikut sidang) di pengadilan setempat. Nantinya akan terbukti apakah kita bersalah atau kita tidak bersalah dan akan menerima hukuman dari Putusan Hakim sesuai dengan Undang Undang lalu lintas yang berlaku.

 

Surat warna biru artinya kita mengakui kesalahan dan bersedia membayar denda. Kita tinggal membayar ke nomor rekening tertentu melalui Bank yang sudah ditetapkan. Sesudah mennyetor di Bank  kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK pelanggar di Polsek/Polres terdekat dimana kita ditilang.

 Kebanyakan pengendara memilih slip biru karena sering bepergian keluar kota atau keluar provensi, sehingga jika mengambil slip merah, maka akan repot untuk mengurus atau mengambil kembali STNK atau SIM dipengadilan ditempat dimana di tilang, sehingga untuk mempercepat proses, slip biru ini yang dipilih karena tidak butuh proses lama namun biayanya sendiri lebih besar dari slip merah tergantung dari pelanggaran yang kita langgar.

 Menurut Brigadir Muh. Iwan bagian surat tilang polres gowa yang di  Temui media borgol  diruangan tilang pada 1/7/16 menjelaskan Dari dua slip tilang tersebut, warna merah dan biru ada kelebihan dan kekurangan masing - masing.

 Kelebihan dari Slip tilang berwarna merah yakni, Denda yang di jatuhkan Hakim bukan denda tilang maksimal. artinya hakim bisa berpendapat lain mengenai berapa yang harus dibayarkan oleh Pelanggar, Misalnya di slip merah tertera denda tilang Rp. 100 rb, kemungkinan Putusan Hakim bisa saja Denda yang harus dibayar Pelanggar hanya Rp.25 rb, karena Hakim dalam Putusannya tidak menggunakan Denda Tilang Maksimal, adapun kelemahan dari slip merah, dalam segi waktu sangat lama, kita harus mengantri, belum lagi kemungkinan ada calo atau sidang bisa saja ditunda karena  banyak Pelanggar  yang ikut sidang pada hari itu.


Sedangkan Kelebihan Slip Biru yakni waktunya yang sangat efisien, tidak perlu mengantri, tidak ada calo dan tidak perlu repot - repot datang kepengadilan karena pelanggar hanya membayar denda di Bank yang sudah di tetapkan, adapun kekurangan dari Slip warna biru yakni, memakai Denda tilang Maksimal, Misalnya kalau dislip tilang biru Tertulis Rp. 100 rb, maka pelanggar harus bayar di Bank Rp. 100 rb.  

 Lanjut Brigadir Muh.Iwan bagian tilang polres gowa Untuk berapa nominal denda pelanggaran yang akan dikenakan, tergantung Pasal yang kita langgar, dan berpesan keseluru pengendara roda 2 Hindari kebut-kebutan dijalan raya, ingat masa depan.

 Demi keselamatan pakailah helm sesuai dengan ketentuan,Patuhilah peraturan lalu lintas dan hindari berboncengan tiga, Persiapkan surat-surat SIM dan STNK serta kelengkapan kendaraan bermotor sebelum berangkat. Parkirlah kendaraan anda ditempat yang aman.Gunakan lajur sisi paling kiri. Jelas  Brigadir Muh,Iwan, bagian Tilang Polres Gowa. **M.Dg Tompo / Ilham

 

Sat, 2 Jul 2016 @18:12