Puluhan Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Rembang

image

REMBANG,BORGOL.COM _ Puluhan orang termasuk pelaku mesum dan penyanyi terjaring razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat Rabu (22/6) kemarin. Razia sempat tak berjalan mulus, lantaran salah satu pengelola hotel menolak kamarnya digeledah.

Sejak pagi, belasan petugas Satpol PP mulai menyisir sejumlah hotel di jalur pantura Kota Rembang. Hasilnya, dari penginapan Kartini dan Tiara turut Desa Banyudono Kecamatan Kaliori, sebanyak 7 pasangan bukan suami isteri dan dua wanita diangkut petugas. Saat digerebek, mereka kedapatan berada dalam satu kamar karena diduga seusai atau baru akan bermesraan.

Tak hanya itu, Satpol PP juga memergoki seorang oknum polisi kepergok sedang berduaan dengan teman wanitanya di kamar Hotel Antika. Saat menggeledah Hotel Larasati yang berlokasi di sebelah timur alun-alun Rembang, seorang pria oknum PNS penjaga SD di Kecamatan Pamotan, tertangkap basah sekamar dengan oknum guru tenaga kontrak.

Yang terakhir, pasangan tidak sah kepergok ngamar di Hotel Almina, sebelah barat kompleks Kaliuntu. Sempat terjadi perdebatan sengit saat petugas hendak menggeledah kamar Fave Hotel di bilangan Jalan Soedirman.

Pengelola menolak seraya berdalih hotelnya sudah berbintang tiga. Petugas Satpol PP yang dipimpin Kepala Seksi Penegak Perda Sudarno dan Kepala Seksi Trantib Edy Purdayanto pun berganti menanyakan dasar aturannya.

Sejumlah awak media yang memantau razia itu pun sempat ikut mencari konfirmasi alasan menolak razia dengan dalih hotel sudah berbintang 3, tetapi pihak hotel kukuh menolak. Setelah sempat diwarnai adu mulut, pihak hotel sempat mempersilakan petugas merazia, tetapi pihak Satpol PP terlanjur berganti sasaran. “Razia hotel kami intensifkan karena saat sekarang masih dalam

suasana Ramadan. Tidak ada perintah dari Bupati, tetapi murni kinerja Satpol PP di bidang penegakan perda,” terang Kepala Seksi Penegak Perda pada Satpol PP Rembang, Sudarno. Melalui razia yang didukung pihak Dinas Sosial dan Inspektorat Kabupaten Rembang tersebut, ujar Sudarno, total 18 pelaku mesum di hotel dan 8 pramusaji warung kopi yang diamankan.

"Mereka didata dan dibina serta diminta meneken surat pernyataan tak akan mengulang kelakuan serupa di lain waktu. Setelah itu, mereka dilepas agar kembali ke daerah masing-masing," tandasnya.**jy

Thu, 23 Jun 2016 @20:01