Pukul wartawan, Oknum Polisi Soppeng Ancam Akan Habisi Korban

image

 Makassar,KoranBorgol.COM_Kekerasan terhadap wartawan kali ini dialami Azis Alamuddin, wartawan Tribun Timur yang dipukuli oleh oknum Polisi, Andi Sedike, di Jl Pemuda, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Rabu (03/12/2015).

Sebagai mana masyarakat ketahui dalam undang-undang kepolisian negara republik indonesia no 2 tahun 2002 BAB III pasal 13 sudah dijelaskan didalam huruf a dan c pasal 13 tetapi apa yang dilukukan oleh oknum polisi satu ini sudah diluar aturan uu kepolisian negara reoublik indonesia. 

Bahkan , polisi tersebut kemudian mengancam akan membunuh Azis jika membesar-besarkan kejadian pemukulan itu. Setelah kejadian pemukulan, Azis kemudian dipanggil Kapolres Soppeng, AKBP Dodied Prasetyo Aji, bersama terduga pelaku.

Kapolres kemudian menyuruh oknum polisi tersebut dari mobil Dalmas untuk dipertemukan dengan Azis. Korban, kemudian menyampaikan rencananya untuk melaporkan kejadian pemukulan tersebut ke Polda Sulsel.

Pelaku dengan nada tinggi menantang Azis untuk melaporkan kejadian itu. "Dia bilang silakan," ujarnya. Tak berhenti disitu, oknum polisi tersebut mengancam akan membunuh Azis dengan perkataan maupun isyarat tubuh."Tidak lama kemudian setelah Kapolres Soppeng menyuruh turun dari mobil Dalmas, polisi itu kemudian mengancam akan membunuh saya baik kata-kata maupun dengan cara memperagakan dengan cara tangannya menggorok lehernya," ujar Azis.

Azis bersama Jumardin Nurdin, jurnalis Seputar Indonesia, digebuki oknum polisi, di Jl Pemuda. Saat kejadian Azis sedang mengambil gambar video suasana kampanye kandidat Calon Bupati Soppeng Luthfi Halide di atas trotoar di kawasan itu.

Tiba-tiba oknum polisi tersebut datang dan menyuruhnya turun ke Lapangan Gasis yang menjadi lokasi kampanye kandidat.

"Dia lalu mendorong saya untuk turun katanya tidak boleh ambil gambar di situ," kata Azis melalui pesan Blackberry Massenger petang ini.

"Setelah saya kasih lihatkan identitas saya dan bilang saya ini dari Tribun Timur oknum polisi ini bilang kenapa memang kalau wartawan," jelas Azis menambahkan. Oknum polisi yang marah kemudian kembali mendorong Azis dan melayangkan pukulan sebanyak dua kali yang mengenai punggung korban.

"Kemudian saya dipukul polisi tersebut. Punggung kena pukul dua kali," jelas Azis yang mengaku sudah dalam kondisi baik pasca kejadian tersebut.** Rudy / Asman

Thu, 3 Dec 2015 @09:22