residivis komplotan curas antar kota berhasil di bekuk di 2 tempat

image

Rembang borgol – Aparat dari Kepolisian Sektor Lasem meringkus tiga orang dalam satu komplotan pencurian disertai kekerasan (curas) lintas kabupaten, Minggu (20/9/2015) sore kemarin.

Tiga orang tersangka itu adalah Mohammad Ali Mashudi (21) warga Desa Jeruk dan Eko Agung Nugroho (17) warga Desa Japeledok masing-masing masuk wilayah Kecamatan Pancur serta Muhammad Nukmanul Karim (18) warga Sendangagung-Pamotan.

Menurut Kapolsek Lasem AKP Eko Budi Sulistyo, komplotan itu diintai selama satu bulan terakhir. Polisi menangkap lebih dulu Nukmanul Karim di Pantai Caruban.

“Kami dalami lama. Setelah mengerucut ke tersangka pelaku, kami lakukan pengintaian intensif selama sebulan terakhir.

Kami tangkap dulu Nukmanul saat jalan-jalan di Pantai Caruban. Setelah itu baru dua tersangka pelaku lainnya, kita tangkap di sebuah warung biliar di wilayah Lasem,” ungkapnya.

Dia membenarkan, komplotan tersebut telah beraksi di 30 TKP. Lokasinya menyebar, mulai dari Lasem, Rembang, hingga Juwana, Pati, Blora, dan Kudus.

“Sasarannya beragam, mulai perhiasan, uang, hingga telepon seluler. Untuk yang terkait curanmor, masih kita kembangkan,” terangnya.

Hingga Senin (21/9/2015) siang, polisi masih mencecar para tersangka mengenai kemungkinan mereka beraksi dalam sindikat yang lebih besar, mengingat jumlah TKP-nya yang puluhan.

“Untuk kepentingan pendalaman baik jaringan maupun tempat melakukan kejahatan, kami menahan para tersangka,” katanya.

Hanya saja, menurutnya, karena sel tahanan di Mapolsek Lasem masih dalam perbaikan, tiga tersangka dititipkan di Mapolres Rembang.

Kapolsek Lasem menambahkan, para tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 365 dan Pasal 363 KUHP. Ancaman pidananya maksimal 9 tahun penjara.

Kapolres Rembang AKBP Winarto meminta kepada Kapolsek Lasem agar juga berkoordinasi dengan polsek lain di wilayah kabupaten ini, karena pelaku juga terlibat kasus yang sama di Kecamatan Rembang.

“Termasuk koordinasi juga dengan Polres tetangga seperti Kudus, Pati, dan Blora karena terkait dengan dugaan keterlibatan para tersangka di daerah itu,” pungkasnya.puji/jiyo

Tue, 22 Sep 2015 @06:40