Arus Mudik Lebaran 2015: Polda Jateng Kerahkan 2/3 Kekuatan

image

Semarang Borgol.com- Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah menyiapkan 2/3  kekuatan anggota  untuk mengatasi persoalan ketertiban, kelancaran dan keamanan masyarakat selama arua mudik  lebaran 2015. Apalagi wilayah Jawa Tengah akan dibanjiri sekitar 6,88 juta jiwa sehingga memerlukan perhatian ekstra dari aparat kepolisian. Baik masalah kelancaran arus lalu lintas maupun keamanan dan ketertiban masyarakatnya secara umum.

 Selain itu juga menyiapkan  program keamanan ,Diantaranya ialah melaksanakan  oprasi ketupat candi , penertiban preman, penertiban pedagang di bahu jalan ataupun trotoar dan sebagainya. Juga menerjunkan intel ke tengah-tengah masyarakat agar segala persoalan yang menyangkut ketertiban dan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

“Kepadatan arus lalu lintas akan kita buka 3 jalur untuk pengguna jalan dari arah barat dan 1  jalur untuk lalu lintas dari arah timur. Dengan jurus seperti ini maka jurus yang lain yakni komitmen tak ada kemacetan, dapat terpenuhi. Pemudik juga akan dimudahkan oleh petunjuk jalan yang dipasang lewat spanduk-spanduk dan juga tersedianya sekitar 385 pos tambahan sehingga masyarakat bisa langsung mengakses keberadaan kepolisian,” jelas Kabid Humas Polda Jateng Lilik Darmanto kepada wartawan di Semarang.

Yang penting, kabidhumas, masyarakat ataupun para pengguna jalan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan para petugas.

“Arus mudik lebaran 2015 ini ibarat air yang mengalir dari Polda Metro Jaya, melintasi Banten, Jawa barat dan kemudian Polda Jateng. Bisa kita bayangkan kalau arus mudik yang mengalir itu mengalami hambatan di satu atau dua titik saja, maka dampaknya jelas akan mempengaruhi kelancaran hingga ke pangkalnya,” katanya .

Maka tak mengherankan kalau Kapolri memerintahkan agar Polda Jateng menurunkan 2/3 kekuatannya yakni berjumlah sekitar 23.000 personil yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Jumlah itu masih ditambah lagi dengan keluatan lain seperti TNI, Pramuka maupun Ormas yang jumlahnya sekitar 10.145 personil.

“Dengan kekuatan tersebut diharapkan sistem pengamanan bisa lebih maksimal. Selain itu Polda Jateng juga akan menempatkan sejumlah penembak jitu dari Brimob di sejumlah titik yang dianggap rawan,” tambahnya.

Prinsip dari Polda Jateng dalam pengamanan lebaran 2015, tegas Lilik, kamtibmas aman dan arus lalu lintas lancar. Selama digelar operasi ketupat petugas tidak akan melakukan penilangan terhadap jenis pelanggaran yang bersifat ringan.

“Ini perintah dari Kapolri selama digelar operasi ketupat lebaran tahun ini tidak ada penilangan, kecuali terhadap pelanggaran berat yang bisa membahayakan pengguna jalan llain,” punggkasnya.

 

(zee/md) 

Mon, 13 Jul 2015 @15:25