Raden Suminto Silaturakhim Dengan Kabareskrim Di HUT Kopassus

image

Jakarta,Borgol.Com _Disela-sela menghadiri acara perayaan HUT ke-63 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang bertempat di Lapangan Upacara Makopassus, Cijantung 1, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2015) kemarin, Raden Suminto Joyokusumo menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Budi Waseso.

Dalam perbincangannya tersebut raden Suminto menyampaikan tentang kegiatan nguri-uri budaya yang akan dilaksanakan oleh Yayasan Kraton Glagah Wangi Demak yang rutin di adakan setiap tahunnya yakni menjelang bulan Rajab.

Menurutnya acara Gelar Kebudayaan tersebut selalu dihadiri oleh tokoh masyarakat  dan raja-raja Nusantara, bahkan ada tamu dari manca Negara yang selalu hadir saat acara kebudayaan tersebut. “ini supaya para tamu undangan bisa lebih dekat dalam melihat dan mengenang kebudayaan tinggalan dari leluhur Sultan Demak Raden Patah dan Poro Wali” kata Raden Suminto.

Pada kesempatan itu, Komjen Budi Waseso menyatakan antusiasnya dan siap datang menghadiri acara nguri-uri kebudayaan di Kesultanan Demak tersebut jika nantinya tidak terbentur dengan jadwal kedinasanya di Mabes Polri.

Sementara itu, Prabu Bumaras yang merupakan turunan ke 13 dari dinasti Sultan Fatah mengatakan jika nguri-uri kebudayaan kesultanan Demak yang merupakan aset bangsa harus jalan terus dan tidak harus Yayasan Kraton Glagah Wangi saja. Karena sebagai bangsa yang baik adalah bangsa yang menghormati kebudayaan leluhurnya dan pahlawannya.

Terpisah KH. Hanif Muslih yang ditemui Abah Sulthon di Ponpes Futuhiyyah Suburan Mranggen, mengatakan, “ masalah pemberian gelar Sinuwun, Pangeran  atau  semacamnya itu adalah urusan pribadi Raden Suminto” ungkap Kyai Hanif.

Disinggung  masalah sengketa tanah makam kenep, Kyai Hanif mengatakan “dulukan katanya sudah ada keputusan oleh aparat penegak hukum tentang sengketa obyekn tanah itu, ya kita serahkan saja kepada aparat penegak hukum yang berwenang”, tambahnya.**Gallert/FR

Mon, 4 May 2015 @20:22