Bahtera Jateng Dorong Para Mualaf Mendalami Islam Seutuhnya

image

Semarang,Borgol.com- Bina Hati Tenteram Bersaudara (BAHTERA), adalah salah satu Lembaga yang fokus pada penanganan dan pemberdayaan para Mualaf di Jawa Tengah yang mana sasarannya adalah orang yang baru masuk Islam.

“masih banyak kaum mualaf  di masyarakat yang perlu pendampingan dan pembinaan dalam hal ilmu keislaman, seperti aqidah, ibadah dan akhlaqnya.”Kata Ketua Bahtera Jateng, Zainal Abidin usai launching Bahtera di aula Masjid Baiturrahman Semarang, Jumat (20/2/15).

Menurut Zainal, ini sesuai tujuan dari lembaga yang dibentuk dengan fokus penanganan dan pemberdayaan para mualaf yang ada di Jawa Tengah. “Sebab, para mualaf biasanya sering di kucilkan, dicemooh dan lain sebagainya, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,“ kata dia. 

selain itu pihaknya juga mempunyai program pemberdayaan dalam ekonomi untuk para mu’alaf bekerja sama dengan lembaga yang memiliki perhatian yang sama

Dengan dibentuknya lembaga tersebut, harapannya para mualaf akan menjadi orang yang lebih baik dari segi iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Di tempat yang sama ,Ketua Pembina Bahtera Jawa Tengah, Prof Abdullah menambahkan ia  mengaku senang bahkan bangga lembaga ini bisa dibentuk. Karena memiliki tujuan menyampaikan kebenaran serta meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT untuk semua Umat.

“Maka dari itu tugas kita adalah memberi dakwah seperti membimbing dan mengawal mualaf sehingga menjadi orang yang baik,dan bisa mengenal islam seutuhnya” tandasnya.

Kabid Urais dan Binsyar Kemenag Jateng, Saifullah mengaku sangat mengapresiasi adanya lembaga Bahtera ini. Karena kegiatanya sangat positif, yang salah satunya  mendampingi dan mengawal para mualaf untuk menjadi umat yang lebih baik.

“Hal ini sangat penting, karena perjuangan seorang mualaf sangatlah berat,” tambahnya. 

Diharapkan dengan adanya pendampingan, seorang mualaf lebih tertata dalam mendalami agama Islam. Dan diharapkan ke depan Bahtera benar-benar membantu para mualaf di seluruh Jawa Tengah, bahkan se Indonesia,harapnya.

Pada kesempatan itu,nampak seorang wanita yang bernama, Siska Dwi Kurnia (20) ingin menjadi mualaf. Dan Disaksikan para ulama dan tamu undangan, Siska menirukan pembacaan dua kalimat syahadat dengan penuh haru dan bangga .

“Perasaan saya sekarang ini terharu dan sangat bangga, akhirnya bisa membaca kalimat syahadat dan bisa masuk Islam,” kata wanita yang bertempat tinggal di Kelurahan Miroto RT 02/ RW.01 Semarang ini.

Siska mengaku masuk Islam ini disamping panggilan hati, juga karena kedua orang tuanya juga beragama Islam. 

“saya ingin masuk Islam sebetulnya sudah lama,hanya saja karena sejak kecil saya di tinggal kedua orang tua yang harus bekerja di luar kota, sehingga selama ini saya diasuh oleh nenek  yang menganut agama Kristen.”pugkas dia .**(uut/ron)

 

 

Sat, 21 Feb 2015 @01:01