Pekerjaan Asal Jadi, Jalan Trans Sulawesi Rawan Kecelakaan

Gorontalo,BORGOL.COM _Pekerjaan plat deker yang berada di jalan Trans Sulawesi Desa Hungayona’a Kecamatan Tilamuta, dikeluhkan para pengguna jalan. Ini karena hasil pekerjaannya dinilai tidak baik, bahkan jalan yang baru saja selesai itu dinilai rawan dan memicu kecelakaan. “Permukaan jalannya tidak rata, bahkan banyak gundukan,” kata warga. Dari pantauan awak Koran ini dilapangan, setidaknya menunjukan hal itu.

Nampak para pengendara, baik roda dua roda, tiga dan roda empat harus serba berhati-hati melewati jalan tersebut. Bahkan kendaraan bentor ekstra hati – hati melintasinya, untuk menghindari hal – hal buruk yang terjadi.

Warga sekitar ketika diwawancarai wartawan borgol mengatakan, hasil pekerjaan plat deker justru memicu kecelakaan lalu lintas, ini akibat hasil pekerjaan yang tidak baik. “Ya, semenjak jalan ini dinyatakan selesai, sering terjadi laka lantas di lokasi ini,” ungkap warga sekitar.

Andris, salah seorang pengendara mengatakan hasil pekerjaan plat deker justru membahayakan pengendara, sehingga instansi terkait harus memperhatikan hal ini agar tidak menimbulkan kecelakaan yang fatal .

”Jalan ini merupakan akses Makassar – Manado, sehingga ini berbahaya bagi pengendara yang melintasinya,” tambahnya. Sementara itu Kapolres Boalemo juga  AKBP Hi Syamsudin Bahruddin,SH.MH melalui Kasat Lantas AKP Anwar Saefuloh,SE mengakui, kondisi jalan di Desa Hungayona’a rawan terjadi laka lantas.

Akibat pemasangan plat deker yang terindikasi tidak sesui dengan ketentuan yang ada. “Kami pihak lantas sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak Dinas PU agar dapat memperbaiki pemasangan plat deker, agar tidak memicu kecelakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak lantas mengundang forum lalu lintas yang melibatkan Dinas PU dan Dinas Perhubungan dan instansi lain yang berkompeten di dalamnya untuk membicarakan persoalan lalulintas dan angkutan jalan.

“Kami pun membangun kesepakan agar setiap pekerjaan jalan tidak mengganggu arus lalu
 lintas maupun menyimpan material yang mengganggu arus lalu lintas, sehingga jika ada jalan yang mengganggu kami berikan pemberitahuan kepada dinas terkait,” tandas Kasat.**MED/YUN

Fri, 6 Feb 2015 @15:27